Faktor Penyebab dan Gejalanya Penyakit Kista pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kista yang perlu kita ketahui yaitu merupakan kantong yang berisi cairan yang terbentuk didalam ovarium, yang memang bersifat jinak dan sangat jarang sekali berubah menjadi ganas seperti (kanker). Penyebab timbulnya kista ini memang belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa penelitian yang menghubungkan gangguan pada siklus menstruasi yang dialami wanita yang memang dapat memicu timbulnya kista tersebut.

Kista di dalam rahim ini akan menyerang pada wanita sejak masa remaja yang sudah mengalami pubertas. Dikarenakan kista ini rata-rata memang berhubungan dengan siklus menstruasi wanita yang memang pada mestruasinya mengalami kendala.

Kista ini dibagi menjadi dua bagian yaitu kista fungsional dan kista abnormal:

  1. Kista fungsional yaitu kista yang memang paling sering terjadi dan mungkin rata-rata berhubungan bersamaan dengan siklus menstruasi wanita (gangguan hormonal). Kista fungsional ini dibagi menjadi kista korpus luteum dan kista filikel. Kista korpus luteum ini akan terjadi pada saat lubang keluar sel telur yang tersumbat maka akan berlangsung penimbunan suatu cairan yang dinamankan kista korpus luteum.
  2. Sementara kista folikel ini terjadi ketika adanya pembentukan folikel telur jadi sel telur ini matang. Maka folikel yang akan mengalami gangguan dan akhirnya akan membengkak lalu membentuk kista folikel.

Penyebab lain dari timbulnya penyakit kista ini pada remaja yaitu adanya kegagalan folikel (kantung telur) yang bervolusi. Dalam siklus reproduksi wanita, terdapat satu kantong telur didalam indung telur yang akan mengalami ovulasi pada setiap bulannya, folikel ini yang akan kehilangan sel telur secara normal akan mengalami degenerasi dan hilang diserap oleh tubuh. Namun terkadang saat folikel ini mengeluarkan indung telur mengalami kegagalan. Kantong telur yang gagal ini akan berovulasi dapat tumbuh dan menjadi kista. Ada beberapa faktor juga yang dapat menyebabkan kista pada anak remaja wanita seperti :

  1. Faktor genetik atau keturunan
  2. Pola hidup yang memang tidak sehat
  3. Kurangnya mengkonsumsi makanan yang berserat
  4. Atau terakhir kurangnya anda berolahraga

Dan terkadang keberadaan kista ini cenderung tidak menyebabkan gejala, akan tetapi jika sel kista ini pecah, berukuran besar, atau juga menyumbat pada aliran darah ke ovarium, akan muncul beberapa gejala seperti berikut ini :

  1. Adanya perubahan pada siklus menstruasi
  2. Adanya rasa sakit dan neyri pada bagian perut
  3. Anda akan merasa mual
  4. Adanya gangguan pada pencernaan anda
  5. Adanya gangguan seperti nyeri pada panggul anda

Kista ini umumnya akan menghilang dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan khusus. Akan tetapi jika gejala yang timbul seperti diatas dan memang menggangu dan ukurannyapun yang membesar maka hal ini memerlukan penanganan khusus dan pengobatan yang serius oleh dokter aklinya.

Umunya kista pada remaja yang memang tidak segera untuk ditangani dengan baik dan benar maka akan menyebabkan infertilitas (ketidak suburan) dalam artian sulit untuk mempunyai keturunan ketika anda memang sudah menikah. Oleh karena itu jika anda mulai merasakan beberapa gejala diatas sebaiknya segeralah dan lakukan pengobatan sebelum gejala tersebut semakin parah dan akan semakin sulit untuk dilakukan pengobatan. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here