Faktor Penyebab Gagap pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika banyak yang menganggap bahwa anak yang gagap mempunyai kemampuan intelegensi rendah. Pasalnya anak gagap dianggap tidak mengerti pembicaraan apa yang akan diucapkannya. Tentu saja anggapan tersebut tidak selamanya benar, karena gagap tidak selalu berkaitan dengan intelegensi. Lantas apa yang menyebabkan seorang anak gagap?

Gagap merupakan suatu bentuk tidak terkontrolnya bicara sehingga menyebabkan pemanjangan kata, pengulangan kata, atau penghentian kata secara tiba-tiba. Hal tersebut memunculkan ketegangan pada tenggorokan atau muka. Seseorang yang gagap bahkan sampai harus berjuang untuk menyebutkan satu kata saja.

Menjadi gagap tentu bukanlah cita-cita seorang anak. Alhasil anak-anak yang mengalami gagap, kecenderungannya mempunyai kepercayaan diri rendah. Lingkungan pergaulan senantiasa ‘kejam’ kepada anak-anak yang mengalami gagap, baik di tempat tinggal atapun di sekolah. Hal tersebut tentu menjadi perhatian khusus bagi setiap kalangan, terutama orangtua.

Seseorang yang gagap akan memproses bahasa lebih lama di dalam otak. Bicara gagap pada anak dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, baik internal atau pun eksternal. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa faktor yang dapat menyebabkan gagap pada anak.

Faktor genetik menjadi penyebab gagap

Seorang anak yang lahir dari keluarga yang memiliki riwayat gagap, kecenderungannya juga dapat menjadi gagap. Meskipun tidak selamanya sesuai, namun dari berbagai studi ilmiah hal tersebut terjadi. Kebanyakan keluarga yang mempunyai hubungan darah gagap, maka anak sekitar 60% juga mengalami masalah tersebut.

Faktor reaksi stres

Rupanya reaksi berlebihan pada suatu kasus juga dapat menyebabkan seorang anak mengalami gagap. Anak yang belum memiliki kematangan psikologis, mudah tertekan karena suatu masalah. Tekanan pada anak tersebut akhirnya bisa mengakibatkan stres. Dalam hal ini aspek psikologis juga memiliki peranan dalam membuat anak menjadi gagap.

Faktor ketakutan karena trauma

Faktor ini akan muncul ketika seorang anak merasakan ketidaknyamanan atau ketegangan dari pengalamannya di masa lalu. Penyebab anak berbicara gagap karena merasa tegang, takut, atau khawatir pada suatu hal. Anak selalu berharap pengalamannya di masa lalu itu, tidak terulang kembali. Ketika anak mengalami trauma terhadap suatu hal di masa lalu, bisa saja menyebabkan gagap saat berbicara.

Faktor aspek fisik yang tidak beruntung

Anak yang mengalami gagap saat berbicara, mungkin saja mempunyai masalah yang berasal dari kondisi fisik yang tidak sempurna. Misalnya mengalami bibir sumbing atau gangguan syaraf bicara, sehingga ketidaksempurnaan lidah dalam menyebutkan kata-kata.

Faktor masalah sosial

Munculnya gangguan atau tekanan dari lingkungan dapat menyebabkan memang anak menjadi gagap. Misalnya saat anak sedang fokus bermain, kemudian dikageti temannya dengan suara keras. Rupanya perlakukan tersebut tudak hanya membuat anak khawatir atau tegang, tapi membuatnya susah berbicara lancar. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here