Faktor Risiko Toksoplasma pada Ibu Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Toksoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii yang merupakan golongan protozoa yang sifatnya parasite obligat intraseluler. Toksoplasmosis pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran dan kematian pada bayi yang dilahirkan, hal ini dikarenakan terjadinya infeksi pada saat bayi dalam kandungan. Berdasarkan Survei Demograsi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, tercatat 35% ibu hamil mengalami toksoplasma. Tahun 2008 kejadian toksoplasma pada ibu hamil meningkat menjadi 47%.

Jika orang yang terinfeksi parasit toksoplasma memiliki daya tahan tubuh yang kuat, maka parasit ini dalam kondisi tidak aktif, namun bila kondisi daya tahan tubuh melemah, infeksi ini akan menjadi aktif. Inilah mengapa seseorang yang telah dinyatakan terinfeksi toksoplasma, belum tentu menunjukkan gejala-gejala infeksi.

Risiko penularan semakin rendah bila Ibu terinfeksi beberapa bulan sebelum memasuki masa kehamilan. Para ahli kesehatan menyarankan, Jika Ibu mengetahui bahwa infeksi sudah terdapat pada tubuh, tunggulah selama enam bulan sebelum memutuskan untuk hamil, ketika infeksi sudah ditangani.

Penyebaran Infeksi Toksoplasma

Hampir setengah dari penyebab infeksi toksoplasma, yaitu karena kebiasaan mengonsumsi daging mentah atau setengah matang. Namun Ibu juga dapat terinfeksi dari makanan yang terkontaminasi dan belum dibersihkan, minum air dengan kontaminasi parasit toksoplasma, atau menyentuh tanah, kotoran kucing, atau daging yang sudah terkontaminasi kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut.

Parasit toksoplasma tidak dapat ditularkan dari manusia ke manusia, kecuali penularan dari Ibu kepada janin yang sedang dikandungnya, atau dari transfusi darah dan organ tubuh yang terinfeksi parasit ini.

Faktor-faktor yang Meningkatkan Risiko Mendapatkan Toxo

Situasi-situasi berikut berpotensi memaparkan seseorang pada parasit toksoplasma dan meningkatkan risiko memperoleh toxoplasmosis:

  • Menyentuh mulut Anda dengan tangan setelah berkebun, membersihkan tempat kucing buang air besar, atau apa saja yang bersentuhan dengan feces kucing.
  • Memakan daging mentah atau yang kurang masak, terutama daging babi, daging kambing, atau daging rusa
  • Menyentuh mulut Anda dengan tangan setelah kontak dengan daging mentah atau setengah matang.
  • Transplantasi organ atau transfusi (ini adalah jarang).

Toxoplasmosis dapat Berkembang Menjadi Penyakit yang Lebih Serius pada Bayi?

Sistem imun pada bayi belum matang sepenuhnya setelah kelahiran. Wanita hamil yang baru saja berkontak dengan parasit toxoplasmosis memiliki 40% kesempatan menularkannya pada janin yang dikandung.

Kebanyakan bayi tidak memperlihatkan gejala-gejalanya pada waktu kelahiran, namun dengan persentase kecil bayi dilahirkan dengan kerusakan mata atau otak. Sayangnya, tanda-tanda dan gejala-gejala dari penyakit sering tampak beberapa bulan setelah kelahiran.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY