Fenomena Seks Pra Nikah pada Anak Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kemajuan teknologi membawa jaman semakin maju dan berkembang. Segala sesuatu yang anda cari entah berupa informasi, pelajaran bahkan dunia seks dan lainnya dapat di akses melalu teknologi. Kemajuan teknologi membawa sisi positif bagi seseorang yang dapat memanfaatkannya dan menggunakannya dengan baik dan bijak. Akan tetapi kemajuan teknologi juga memiliki sisi negatif bagi seseorang yang salah menggunakannya. Salah satu sisi negatif dari kemajuan teknologi yaitu bebasnya mengakses dunia seksual dan hal ini berdampak kepada kalangan remaja dan berakibat kepada seks pra nikah pada remaja.

Perilaku seks pra nikah merupakan suatu sikap seks yang dilakukan sebelumnya tanpa melalui proses pernikahan yang sah atau resmi secara agama maupun menurut hukum. Berdasarkan hasil penelitian pada tahun 2005-2006 yang dilakukan di kota-kota besar mengatakan bahwa sekitar 47,54% remaja di Indonesia mengaku pernah melakukan hubungan seks sebelum resmi menikah. Sedangkan menurut hasil data pada tahun 2008, penelitian yang dilakukan oleh Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan menunjukan bahwa sekitar 63% remaja di kalangan SMP sudah melakukan hubungan seks dan 21 % para siswa SMA pernah melakukan aborsi. Fakta tersebut menunjukan bahwa kasus seks pra nikah banyak terjadi di kalangan pelajar dan yang membuat situasi menjadi miris yaitu seks bebas menjadi tren oleh beberapa kelompok pelajar.

Hasil penelitian pada tahun 2010 yang dilakukan oleh RISKEDAS di Indonesia pada tahun 2010 menunjukan bahwa anak remaja di Indonesia yang berusia sebelum 13 tahun telah melakukan hubungan seksual sekitar 1% anak laki-laki dan 4 % anak perempuan. Beberapa dari hasil penelitian tersebut bahkan ada yang berusia 10 tahun. melihat fenomena yang telah terjadi ini menjadi suatu hal yang sangat di sayangkan. Generasi muda merupakan harapan bagi kemajuan bangsa dan negara di masa yang akan datang, akan tetapi banyak remaja yang justru malah membuat prilaku yang menyimpang norma yang ada.

Apa faktor yang mempengaruhi terjadinya seks pra nikah pada remaja?

  1. Internal

Faktor internal yang mempengaruhi terjadinya seks pra nikah pada remaja yaitu pengetahuan, aspek yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, sikap terhadap layanan kesehatan dan reproduksi, usia, pengendalian diri, dan lain sebagainya.

  1. Eksternal

Faktor eksternal yang mempengaruhi terjadinya seks pra nikah pada remaja yaitu faktor lingkungan, keluarga, sosial-budaya, pergaulan, gaya hidup dan lain sebagainya.

Apa dampak yang akan terjadi pada remaja dari seks pra nikah?

  1. Dampak psikologis dari peristiwa ini yaitu remaja akan merasa bersalah, berdosa, marah, cemas, emosi dan rendah diri.
  2. Dampak fisiologis dari kejadian seks pra nikah yaitu menimbulkan kehamilan yang tidak direncanakan dan di inginkan sehingga beresiko akan melakukan aborsi.
  3. Dampak fisik yang akan terjadi yaitu terjadinya penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, sipilis, dan infeksi lainnya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here