Film Sadis Tumbuhkan Sifat Psikopatik pada Anak Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Salah satu kebiasaan yang menyenangkan bagi semua orang adalah menonton film baik di saluran televisi atau di bioskop. Tak hanya orang dewasa, anak-anak dan remajapun sangat menikmati aktivitas yang satu ini.

Meski menyenangkan, kita harus bisa memilah tontonan apa saja yang boleh dan tidak boleh ditonton khususnya bagi anak dan remaja. Tontonan yang tidak sesuai dengan usianya tidak sedikit atau bahkan bahaya yang dapat memberi pengaruh jelek pada perilakunya.

Salah satu dampak buruk pada anak dan remaja jika tidak bisa memilah tontonan yang baik yaitu anak bisa tumbuh sifat psikopatik akibat mereka terlalu sering menonton film yang sadis. Ya cukup mengerikan jika seorang anak atau remaja memiliki sifat psikopatik.

Sikap psikopatik atau psikopat merupakan sebuah kondisi gangguan mental di mana seseorang tidak dapat merasakan empati terhadap sekitarnya dan sering dikaitkan dengan sikap manipulatif dan bertentangan dengan hukum seperti suka berbohog terus menerus tanpa disadari, mencuri, merusak properti dan kekerasan. Berikut sifat psikopatik yang tumbuh pada anak atau remaja yang sering menonton film sadis.

Pada studi yang dilakukan oleh Anderson pada tahun 2012 menyatakan bahwa anak-anak yang menonton film kekerasan atau sadis akan lebih cenderung memandang dunia sebagai tempat yang kurang simpatik, berbahaya, dan menakutkan. Anggapan tersebut lama kelamaan dapat membuat anak atau remaja memeliki sikap dan kepribadian yang agresif.

Para peneliti lain dari University of Otaga di New Zealend dalam studinya di Jurnal Pediatric menyatakan bahwa anak yang gemar menonton acara-acara sadis di televisi cenderung menunjukkan perilaku sadis di masa depan, sementara orang-orang yang terlalu sering menonton televisi cenderung memiliki perilaku buruk nantinya.

Cukup mengkhawatirkan tentunya jika anak atau remaja memiliki atau tumbuh dengan sifat psikopatik ini. Oleh karena butuh intervensi atau perlakuan tertentu agar sifat itu tak tumbuh pada anak dan remaja, mesk menonton film tidak menjadi penyebab tunggal dari munculnya sifat psikopatik, namun mencegahnya atau meminimalisir dampak tersebut juga penting.

Caranya yaitu dengan mengurangi jam menonton TV atau menonton film. Serta sebaiknya cegah anak menonton tontonan yang berbau sadis dan kekerasan. Arahkan anak untuk menonton acara yang lebih positif. Untuk anak-anakcontohnya mungkin sarankan dia untuk menonton acara yang sesuai dengan umurnya seperti kartun atau acara pengetahuan seperti tentang hewan dan lain-lain. Jika untuk remaja mungkin boleh menonton film tapi dengan cerita atau suasana yang jauh dari bentuk sadis atau kejahatan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here