Gejala Tumor Otak Pada Remaja

SehatFresh.com – Tumor otak adalah pertumbuhan abnormal sel-sel di dalam tengkorak, dan merupakan salah satu jenis kanker yang umum pada anak. Ada berbagai jenis tumor otak yang memengaruhi anak-anak dan remaja. Gejala tumor akan tergantung pada lokasi di dalam tengkorak, ukuran tumor dan struktur yang ditekan tumor itu sendiri. Tumor yang terletak di dalam tengkorak mungkin kanker atau non-kanker, tetapi keduanya harus diobati dan dibuang karena lokasinya dalam ruang tertutup dan memengaruhi otak.

  • Sakit kepala

Sakit kepala adalah gejala yang paling umum dari tumor otak. Tumor menambah tekanan sehingga menciptakan ketegangan pada jaringan otak. Remaja sering mengeluh bahwa sakit kepala ini lebih buruk di pagi hari sehingga sering membuat mereka bangun dari tidur. Sakit kepala juga bisa disertai dengan gangguan visual seperti penglihatan ganda.

  • Mual dan muntah

Selain sakit kepala, mual dan muntah juga dikaitkan dengan tumor otak. Ini disebabkan oleh tekanan di dalam otak pada pusat yang mengontrol nafsu makan. Mual dan muntah juga bisa terjadi akibat peningkatan tekanan intrakranial di otak dari lokasi tumor. Dalam beberapa kasus, sakit kepala mereda sementara setelah remaja muntah.

  • Perubahan sensorik

Tumor otak dapat menyebabkan perubahan dalam kemampuan remaja untuk berbicara, mendengar dan melihat. Perubahan kemampuan untuk berbicara biasanya terkait dengan bicara cadel. Remaja kadang-kadang menemukan pendengaran mereka telah menjadi kurang tanggap atau penglihatan mereka berubah secara signifikan. Menurut US National Library of Medicine, remaja juga bisa mengalami perbedaan dalam hal rasa atau bau. Hal ini dapat memengaruhi nafsu makan, karena makanan tidak lagi terasa sama. Kepekaan terhadap nyeri atau tekanan, temperatur yang berbeda atau rangsangan lainnya terhadap kulit juga bisa ikut terpengaruh.

  • Masalah keseimbangan dan gerakan

Tumor otak dapat menyebabkan tekanan pada area otak yang mengontrol keseimbangan dan gerakan. Area tubuh bisa menjadi lemah atau mati rasa, atau bahkan bagian tubuh tertentu tidak bisa digerakkan. Ini menyebabkan terganggunya keseimbangan. Perubahan ini mungkin tidak banyak disadari, dan mungkin hanya terasa selama kegiatan yang memerlukan keseimbangan yang signifikan seperti sepatu roda. Dalam beberapa kasus, gangguan gerakan mengakibatkan aktivitas kejang karena perubahan respon listrik di otak.

  • Perubahan perilaku

Salah satu gejala yang lebih mengganggu bagi orang tua adalah perubahan potensial dalam kepribadian dan perilaku. Remaja mungkin mengalami perubahan suasana hati, kepribadian atau kemampuan untuk berkonsentrasi. Perubahan kepribadian memengaruhi hubungan dengan keluarga dan teman-teman, terutama sebelum pasien mengetahui perubahan ini terkait dengan kondisi medis yang mendasari. Untungnya, perubahan ini bisa kembali normal setelah pengangkatan tumor.

Sumber gambar : norma07dp.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY