Gerakan Yoga untuk Ibu yang Memiliki Janin Sungsang

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Posisi normal janin saat mendekati persalinan adalah kepala janin yang berada dibawah dekat pada mulut rahim atau jalan lahir. Pergerakan janin sudah terjadi sejak awal kehamilan. Ukuran janin pada awal kehamilan masih kecil, sehingga ruang gerak janin juga masih bebas.

Setelah memasuki usia 28 minggu, ukuran janin yang terus berkembang menjadikan ruang gerak janin dalam rahim semakin sedikit. Janin sungsang bisa mempengaruhi sulitnya persalinan, karena posisi janin yang tidak normal. Penyebab janin sungsang bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

  • Terlalu sedikitnya air ketuban pada rahim. Air ketuban membantu janin bergerak dan mengubah posisi dalam rahim. Air ketuban yang terlalu sedikit membuat janin lebih sulit bergerak, terutama pada janin dengan usia lebih dari 28 minggu.
  • Janin kembar. Janin yang kembar akan berbagi ruang di dalam rahim sehingga pergerakan janjin akan lebih terbatas.
  • Kelainan rahim atau penyakit rahim. Kelainan pada rahim atau penyakit seperti tumor bisa mempengaruhi gerak janin.

Di atas merupakan beberapa faktor yang bisa membuat janin menjadi sungsang. Untuk membantu janin kembali ke posisi yang normal, Anda bisa melakukan olahraga ringan, seperti berikut :

  • Pose sujud

Pose yang akrab dalam senam hamil ini, mampu membantu janin memperbaiki posisi sungsang menjadi posisi normal. Pose ini bisa membuat ruang rahim lebih luas sehingga janin bisa lebih leluassa bergerak.

Caranya, berlututlah pada matras atau alas lembut, lalu buka lutut selebar pinggul. Naikan daerah panggul dan majukan kedua tangan denga posisi lurus ke depan. Lakukan hingga kening menyentuh lantai atau alas. Tahan hingga 10 sampai 20 tarikan napas panjang.

  • Pose telentang dan kaki bersandar pada dinding

Lakukan pose ini dengan merebahkan badan di dekat tembok dengan posisi telentang. Letakan bantal pada panggul, agar posisi panggul lebih tinggi dari kepala. Lalu angkat kaki dan sandarkan kaki pada tembok. Atur pernapasan dengan menarik napas dan menghembuskannya secara perlahan. Lakukan sekitar 5 sampai 10 menit. Ulang pose ini 2 atau 3 kali dalam sehari.

  • Pose duduk tegak dan memeluk lutut

Pose ini akan membantu janin bergerak mendekati mulut rahim atau jalan lahir, karena posi ini dapat membuka bagian pelvis. Pose ini bisa dilakukan dengan duduk tegak di atas matras atau karpet. Lalu tekuk kedua kaki dan rapatkan ke tubuh. Lalu peluk lutut kaki.

  • Pose push-up

Pose ini akan sulit dilakukan pada Anda yang telah memasuki usia kehamilan tua. Ada baiknya untuk meminta bantuan pasangan dalam melakukan pose ini.

Caranya, susun bantal hingga cukup tunggi atau bisa menggunakan kursi anak agar tidak terlalu tinggi. Posisikan badan Anda menghadap ke lantai. Letakan kaki pada kursi atau bantal yang telah disusun tinggi. Gunakan tangan sebagai tumpuan. Juga letakan bantal di bawah perut agar jika Anda tidak mampu menahan, perut Anda tidak langsung mengenai lantai.

Beberapa olahraga ringan tersebut tidak 100% membuat janin kembali ke posisi normal. Sebaiknya tetap lakukan konsultasi pada dokter kandungan.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here