Hubungan Antara Klitoris dan Gairah Seksual pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Manusia diciptakan untuk dapat berkembang biak atau bereproduksi untuk memiliki keturunan. Maka dari itu, manusia memiliki organ reproduksi yang berfungsi untuk melakukan perkembang biakan. Wanita dan pria memiliki struktur organ reproduksi yang berbeda, dilihat dari struktur dan fungsinya.

Organ reproduksi pria yang utama adalah skrotum sebagai penghasil sperma dan penis sebagai alat untuk senggama. Sedangkan wanita memiliki organ reproduksi ovarium sebagai penghasil ovum, rahim sebagai tempat berkembangnya janin dan organ reproduksi bagian luar yang digunakan sebagai alat senggama. Antara organ reproduksi wanita dan pria, ada beberapa bagian yang dianggap memiliki kesamaan jika dilihat dari fungsi dan bentuknya. Namun, yang membedakan adalah dari segi ukuran.

Wanita dengan keunikannya memiliki bagian organ reproduksi bagian luar yang cukup sensitif, bagian tersebut bernama klitoris. Klitoris merupakan bagain dari organ reproduksi wanita bagian luar yang berada di antara vagina dan letaknya ada di bagian atas. Ada yang menyebutkan bahwa klitoris analog (serupa) dengan penis jika dilihat dari strukturnya.

Apabila dilihat dari strukturnya, bagian dalam kedua organ tersebut hampir sama. Klitoris memiliki ujung-ujung saraf yang sangat sensitif terhadap rangsangan dari luar tubuh, bagian dalam klitoris juga banyak dialiri oleh pembuluh darah. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa bagian klitoris wanita sangat sensitif apabila disentuh dan dirangsang.

Lalu, apa hubungannya antara klitoris wanita dan gairah seksualnya ? Ternyata, pada saat berhubungan seksual, klitoris berperan untuk memicu dan meningkatkan ketegangan saat berhubungan seksual. Hal ini berkaitan dengan adanya pembuluh darah yang banyak di sekitar klitoris dan serabut-serabut saraf yang membuat klitoris menjadi lebih sensitive apabila diberikan rangsangan dari luar. Ciri-ciri utama wanita yang terangsang gairah seksualnya adalah apabila klitoris disentuh maka akan membesar. Pada saat itulah kita mengetahui bahwa wanita sudah mulai terangsang dan siap untuk melakukan hubungan seksual.

Memang ada banyak cara yang dapat digunakan untuk membangkitkan gairah seksual pada wanita. Diantaranya seperti membisikkan kata-kata romantis tepat ditelinga wanita, berhias, memakai wewangian, menyentuh payudara dan lehernya, serta merayunya. Selain hal-hal tersebut, cobalah untuk menggunakan metode yang lebih berani setelah mendapatkan persetujuan dari pasangan.

Apabila Anda mengalami masalah dalam merangsang gairah seksual para wanita, cobalah untuk menyentuh, meraba, atau menekan daerah klitoris pada wanita. Cara ini telah terbukti melalui penelitian bahwa kegiatan foreplay salah satunya adalah dengan menekan-nekan daerah klitoris pada wanita, sehingga saat melakukan kegiatan inti dalam hubungan seksual dapat mencapai tingkat kepuasan yang tinggi. Dari sekian banyak metode untuk meningkatkan gairah seksual wanita, diharapkan untuk menyesuaikan sengan isi hati mereka dan lihatlah kondisi yang sedang dihadapinya, agar wanita menjadi lebih siap. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here