Jamu Tradisyonal Setelah Masa Persalinan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Adat istiadat memang masih sangat kental dikalangan masyarakat kita. Mengkonsumsi jamu setelah melahirkan dipercaya dapat mengambalikan kondisi tubuh wanita seperti semula. Dalam masa kehamilan bobot seorang ibu hamil akan selalu bertambah sampai akhir kehamilan dan masa persalinan, pasca persalinan bobot prempuan tidak secara drastis akan kembali seperti sebelum hamil, dipercaya ada beberapa jenis tanaman tradisyonal yang dipercaya untuk dikonsumsi setelah berakhirnya persalinan di percaya untuk menurunkan berat badan dan mehilangkan rasa pegal setelah bersalin.

Ada beberapa jenis tanaman jamu-jamuan yang biasanya di jadikan ramuan untuk di minum. Jenis jamunya pun beragam. Untuk jamu bersalin biasanya terdiri dari susut perut, piling, tapel, parem dan stagen bengkuang. Fungsi utama dari ramuan tersebut tentu untuk mengembalikan kondisi psikis dan fisik seorang ibu pasca melahirkan, menyembuhkan luka, membersihkan darah kotor, mengambalikan kondisi rahim dan sudah tentu menurunkan berat badan agar bisa kembali seperti saat gadis.

Namun, terdapat beberapa kekhawatiran yang timbul sehubungan dengan kegiatan mengkonsumsi jamu tersebut. Apakah jamu yang dikonsumsi tersebut akan mengubah kualitas ASI? Pasalnya, apa yang dikonsumsi sang ibu pasti berpengaruh pada bayinya. Faktanya, menurut dr. Nurdadi Saleh, SpOG, konsumsi jamu bersalin tidak membawa pengaruh buruk pada ASI, bahkan dapat memperlancar ASI.

Perlu  di garis bawahi secara medis jamu bersalin sebetulnya tidak di anjurkan, akan tetapi tidak juga dilarang. Kalaupun diperbolehkan untuk di konsumsi untuk ibu hamil, bersalin secara normal, tetapi bukan caesar dan tidak diperbolehkan mengalami komplikasi saat melahirkan. Ujar Nurdadi

Dalam proses persalinan normal dan operasi caesar sangat berbeda,  Sebagai contoh, bunda yang melahirkan dengan kontraksi berlebihan atau luka sayatan caesar jelas tidak perlu jamu untuk merekatkan rahim pasca melahirkan. Sebab bunda yang melahirkan dengan caesar umumnya masih mengkonsumsi obat dari dokter selama beberapa waktu. Penggunaan obat dari dokter dan jamu secara bersama tidak diperbolehkan. Hal ini tentu berbeda dengan kondisi ibu yang melahirkan secara normal, dimana obat-obatan sangat sedikit yang diberikan.

Ada beberapa jenis jamu atau tanaman tradisional seperti :

  1. PILIS

Dapat digunakan dengan cara mengoleskannya memanjang menutupi. Manfaatnya antara lain untuk menghilangkan rasa pusing, menjaga kesehatan mata, mengobati sakit kepala, dan mencegah meningkatnya darah putih ke kepala.

  1. PARAM

Dapat digunakan dengan cara dioleskan keseluruh tubuh kecuali pada daerah payudara dan perut. Tujuannya untuk   mengatasi pembengkakan yang dialami oleh ibu yang baru melahirkan.

  1. TAPEL

Dapat di campur kapur sirih dan juga dengan air jeruk dioleskan pada perut sebelum ibu menggunakan bengkung/stagen.  Tujuannya  untuk mengurangi rasa sakit-sakit di perut, mengempiskan perut serta memulihkan kondisi kulit perut

  1. BENGKUNG/STAGEN

Alat ini umumnya terbuat dari kain. Ukurannya beragam. Kini sudah ada bentuk yang lebih praktis dan mudah digunakan. Manfaatnya untuk  membantu mengecilkan perut dan membuang angin dalam rongga perut.

Ada beberapa salah satu jenis tanaman tradional yang dapat anda buat di rumah seperti :

  1. 10 biji Kencur
  2. 2 sendok makan Beras
  3. 2 sendok makan Madu
  4. 1 butir Telur ayam kampung
  5. 1/2 jari tangan Kunyit
  6. 1/2 jari tangan Jahe

Cara meramu :

Kupas kencur, jahe, kunyit. Tumbuk semua bahan bersamaan beras sampai lembut.Tambahkan air yg telah dimasak 3/4 gelas.Selanjutnya peras dan saring. Masukan 1 butir kuning telur ayam kampung dan 2 sendok madu pada hasil perasan, aduk rata. Semoga bermanfaat. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here