Kemampuan yang Harus Dikuasai Anak Sebelum Masuk TK

www.sehatfreh.com

SehatFresh.com – Usia 4 tahun adalah usia ideal anak masuk TK (Taman Kanak-kanak). Tetapi, kini sekolah atau lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) banyak yang menerapkan kriteria dan syarat sendiri jika orangtua ingin memasukkan anak ke TK sebelum usia 4 tahun. Prinsip belajar di TK adalah bermain. Meski demikian, orangtua sebaiknya tidak serta merta mendaftarkan anak ke TK jika ia belum siap. Kesiapan masuk TK bisa dilihat apakah anak sudah memiliki kemampuan-kemampuan berikut ini:

  • Kemandirian. Ketika masuk TK, anak akan banyak melakukan hal yang harus dilakukan sendiri. Karenanya, ia perlu dilatih kemandirian sejak dini. Orangtua bisa mengajarkan anak untuk mengikat tali sepatu sendiri, memakai pakaian sendiri, serta dalam hal menggunakan toilet. Anak-anak biasanya lebih termotivasi untuk ke toilet sendiri ketika melihat teman-teman sebayanya sudah mandiri. Akan tetapi, baiknya orangtua memastikan pihak sekolah apakah mereka tidak keberatan untuk membantu anak Anda yang belum bisa menggunakan toilet sendiri.
  • Kemampuan menulis. Setelah usia 1 tahun, umumnya anak sudah bisa memegang alat tulis. Anak umumnya bisa menggambar sesuatu dan menuliskan beberapa huruf di usia 3 tahunan. Menginjak usia 4 tahun, kemampuan anak menggunakan alat tulis dan menulis semakin baik. Anak sudah bisa menuliskan namanya sendiri dengan huruf kapital, terutama jika anak sudah dikenalkan dengan huruf-huruf sebelumnya.
  • Kemampuan bahasa. Kemampuan ini bisa dikenali dari bagaimana anak bicara dalam kalimat, mengikuti arahan, menceritakan kembali suatu cerita, dan mengajukan pertanyaan atau mengungkapkan rasa ingin tahu.
  • Kemampuan membaca. Diantaranya mengenali huruf besar dan kecil, mengenali beberapa bunyi abjad, berpura-pura membaca buku dengan membaca gambarnya, mengurutkan peristiwa dalam suatu cerita, dan mengaitkan suatu cerita dengan pengalaman pribadi.
  • Konsep matematik dasar. Beberapa hal yang berkaitan dengan kemampuan ini meliputi berhitung dari 1 sampai 10, dapat memahami perbedaan angka dan huruf, memahami perbandingan (seperti lebih besar dan lebih kecil), mengurutkan ukuran objek (besar ke kecil atau kecil ke besar), serta mengenali dan menggambar segitiga, lingkaran, dan segi empat.
  • Keterampilan sosial. Kesiapan sosial sebaiknya menjadi prioritas ketimbang kesiapan akademik. Keterampilan sosial ini diantaranya berbagi, bergiliran, berpartisipasi, dan bekerja sama dengan teman sepermainan. Untuk mengembangkan kemampuan ini, orangtua bisa sering mengajak anak bermain untuk bersosialisasi dengan orang lain di berbagai tempat, seperti lingkungan sekitar rumah atau taman bermain. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here