Kenali Jenis-jenis Inkontinensia Urin dan Perhatikan Pengobatannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca ada pernah mendengar tentang inkontinensia? Atau bahkan pasangan dan saudara Anda ada yang mengalaminya? Ada baiknya Pembaca mengenali jenis-jenis dari inkontinensia ini agar secepat mungkin dapat melakukan pengobatannya.

Apa yang Dimaksud dengan Inkontinensia?

Inkontinensia urin bukan merupakan jenis penyakit, melainkan suatu gejala dari suatu penyakit atau abnormalnya kondisi kesehatan seorang pria. Efek dari inkontinensia ini justru dapat membuat seseorang merasa malu, rendah diri, frustasi dan depresi. Tapi sebenarnya inkontinensia urin dapat diobati secara efektif dan mudah disembuhkan.

Kondisi pria yang mengalami inkontinensia urin lebih fokus pada ketidakmampuan seseorang dalam mengontrol kandung kemih. Artinya, Sebab jika seorang pria sedang tertawa, bersin, dan sedikit mengedan saja dapat mengeluarkan urin secara tiba-tiba, maka Anda mengalami inkontinensia urin.

Pada umumnya inkontinensia urin terjadi karena adanya dampak saluran kemih, sembelit, minum obat jenis tertentu, stroke, dan prostat yang sudah mulai membesar. Jika dilihat dari segi penyebabnya, inkontinensia urin dapat bersifat sementara (akut) atau berkelanjutan (kronis).

Penyebab Inkontinensia Urin

  • Sembelit
  • Infeksi saluran kemih
  • Konsumsi alkohol berlebih
  • Otot kandung kemih yang terlalu aktif
  • Stroke
  • Radang prostat (prostatitis) dan benign prostatic hyperplasia (BPH), yang mengacu pada pembengkakan prosta.
  • Kanker prostat dan pengobatan untuk kanker prostat, termasuk radiasi dan pembedahan.

Jenis-jenis Inkontinensia

  • Inkontinensia stress

Inkontinensia stres adalah jenis inkontinensia urin yang paling umum terjadi, mudah ditangani, dan disembuhkan dengan efektif. Inkontinensia jenis ini terjadi karena terdapat kebocoran kemih akibat otot-otot panggul yang lemah. Batuk, bersin, tertawa, berhubungan badan, mengangkat beban berat atau gerakan yang menimbulkan tekanan atau stres

  • Inkontinensia urgensi

Inkontinesia urgensi terjadi karena kandung kemih terlalu aktif, Inkontinensia urgensi disebabkan karena saraf yang rusak mengirimkan sinyal ke kandung kemih untuk berkontraksi, meskipun kandung kemih tidak dalam keadaan penuh. Sehingga mengalami buang urin lebih dari 8 kali selama 24 jam.

  • Inkontinensia overflow

Penderita yang mengalami inkontinensia overflow kandung kemihnya selalu penuh sebagian. Seseorang yang mengalaminya akan buang air kecil dalam jumlah yang kecil. Inkontinensia overflow terjadi pada orang-orang yang uretranya terblokir atau karena kerusakan pada kandung kemih. Sebagian besar dialami oleh para pria yang mengalami masalah prostat.

Perhatikan Cara Pengobatannya

  • Pengaturan waktu buang air kecil. Biasakan buang air kecil setiap 2-3 jam agar kandung kemih relatif kosong.
  • Minum lah 6-8 gelas air untuk mencegah kanker kandung kemih.
  • Hentikan obat-obatan yang dapat mengakibatkan abnormal buang air kecil.
  • Hentikan kebiasaan minum kopi.
  • Gunakan handuk yang bersih.
  • Pembedahan prostat.

Demikian informasi mengenai kondisi inkontinensia yang banyak dialami para pria. Semoga dapat membantu Anda dalam pengobatannya sedini mungkin. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here