Kenali Penyebab Masalah Mata atau Retino Blastoma pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pembaca pernahkah mendengar penyakit retino blastoma? Kesehatan mata pada anak memang menjadi hal yang sangat penting karena berpengaruh pada kesehatan mata di usia tuanya kelak. Sebenarnya bagaimana penyebab anak yang terkena penyakit retino blastoma?

Apa yang Dimaksud Retino Blastoma?

Retino blastoma ialah kanker yang dialami oleh anak-anak usia di bawah lima tahun. Kondisi retino blastoma menyerang selaput jala mata atau retina yang terletak pada dinding mata bagian dalam. Penyakit ini dapat menyerang salah satu atau kedua mata. Retinoblastoma terbagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Unilateral yang artinya kanker hanya menyerang satu mata.
  • Bilateral yang artinya kanker dapat menyerang kedua mata.

Bagaimana Penyebabnya?

  • Kelainan genetik, sehingga muncul pertumbuhan sel.
  • Kelainan metabolisme.
  • Penyakit vaskuler yaitu kelainan pada sistem peredaran darah.
  • Trauma atau cidera pada mata.
  • Inflamasi intraokuler yaitu peradangan pada lapisan bola mata.
  • Malformasi congenital yaitu kelainan bawaan lahir dari faktor genetik dan lingkungan.
  • Perubahan pada retina atau viterus.
  • Hilangnya kedua kromosom dari satu pasangan alel dominan protektif yang ada dalam pita kromosom 13q14.
  • Terjadinya robekan pada retina.
  • Terjadinya ablasio vitreous posterior.

Penyebab utama retinoblastoma yaitu adanya faktor keturunan dari orantua yang diturunkan dari orangtuanya. Retino blastoma terjadi karena mutasi genetik adanya produksi sel-sel retinoblas secara terus-menerus hingga membentuk tumor. Tumor ini tumbuh di sekitar mata dan menyebar ke otak dan tulang belakang.

Kenali Gejalanya

Penyakit retino blastoma menimbulkan adanya gejala yang timbul yaitu:

  • Iritasi mata sehingga terasa perih.
  • Pembengkakan mata.
  • Mata merah.
  • Juling mata.
  • Adanya warna putih pada pupil mata saat terkena cahaya.
  • Bintik putih bisa terus membesar.
  • Iris mata mengalami perubahan warna.
  • Mata menonjol keluar (proptosis).
  • Jika parah, akan mengalami kebutaan mata.

Tips Mencegah Retino Blastoma

Jika sudah mengalami tanda-tanda tersebut langsung lakukan pemeriksaan mata, CT Scan pada bagian kepala, USG mata, pemeriksaan serebrospinal yaitu cairan yang ada di akord tulang belakang, dan mulai pemeriksaan sum-sum tulang. Jika ada keluarga yang memiliki riwayat retino blastoma sebaiknya segera mengikuti konsultasi genetik untuk mengurangi resiko pada keturunannya kelak.

Upaya pencegahan sejak dini dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Melakukan deteksi dini dari gejala yang muncul.
  • Jaga kebersihan mata setiap saat.
  • Jagalah pola makan anak, hindarkan dari bahan kimia.
  • Cegah anak dari bahaya radiasi sinar X, komputer, dan handphone.
  • Cegah anak terkontamonasi dengan zat yang berbahaya seperti sabun dan shampoo.
  • Atur pemakaian soft lens sesuai dengan aturan agar tidak iritasi jika dipakai.
  • Gunakan kacamata saat berkendara di luar ruangan. Cegah debu masuk sehingga tidak iritasi.
  • Periksa mata ke dokter secara teratur.

Demikian informasi mengenai penyakit retino blastoma atau kanker mata yang sering dialami oleh Andak. Semoga Pembaca lebih waspada dengan kesehatan mata anak Anda. (MLS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here