Kurang Istirahat dan Kelelahan Kronis dapat Menyebabkan Keputihan

0
4
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan yang memiliki dampak serius pada wanita. Organ intim yang terasa lembab dan basah ditambah cairan keputihan, mengakibatkan sebagian besar wanita merasa tidak nyaman.

Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor

Keputihan merupakan salah satu persoalan yang kerap dihadapi oleh setiap wanita. Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya makan, aktivitas yang padat, istirahat yang kurang, hingga stres. Khusus  keputihan yang disebabkan karena kelelahan dan kurang istirahat, sebagian besar wanita sering mengalaminya.

Aktivitas wanita khususnya yang sudah menjadi istri di dalam rumah, memang membutuhkan tenaga ekstra. Sejak pagi hari istri telah disuguhkan berbagai tanggung jawab yang harus diselesaikan. Mulai dari mencuci pakaian, mencuci piring, membersihkan rumah, memasak, hingga menyetrikan baju.

Tanggung jawab yang lebih besar akan menghinggap pada ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai wanita karir. Selain memiliki tanggung jawab mengurus anak dan rumah, masih ada tanggung jawab lain yakni pekerjaan kantor. Semua tanggung jawab tersebut menuntut tenaga ekstra dari ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai wanita karir.

Wanita yang terlampau banyak aktivitas, biasanya memiliki jam tidur yang kurang untuk beristirahat. Sebenarnya istirahat yang cukup atau tidur yang nyenyak bisa menjadi obat mujarab untuk mengatasi kelelahan karena aktivitas sehari-hari.

Dampaknya ketika wanita mengalami kelelahan luar biasa dapat menjadi pemicu munculnya keputihan pada organ kewanitaan. Selain itu wanita yang kurang memiliki jam tidur dalam beristirahat juga mempunyai beresiko mengalami keputihan.

Alasan kurang beristirahat dan kelelahan dapat menyebabkan keputihan

Tidur nyenyak yang berkualitas di malam hari, rupanya sangat penting bagi tubuh. Hal tersebut dapat membantu dalam mencegah resiko terjadinya gangguan pada saraf seperti stres, depresi, atau kecemasan. Tidur yang nyenyak atau istirahat yang berkualitas dapat membantu dalam menenangkan sel-sel saraf yang tegang, sekaligus mampu membangkitkan produksi energi sel.

Kelelahan yang kronis dan kurang istirahat dapat menyebabkan stress dan rasa cemas yang berlebih. Hal tersebut akhirnya dapat memicu munculnya keputihan. Oleh karena itu wanita disarankan untuk bisa membagi waktu antara pekerjaan dan istirahat, sehingga tidak banyak hal-hal yang membebani pikiran.

Atasi kecemasan dan stres dengan rileksasi

Kondisi rileks setidaknya dapat mengurangi munculnya keputihan pada organ kewanitaan. Jika diperlukan ikutilah pelatihan meditasi sehingga dapat membantu dalam menenangkan pikiran dari stress atau kecemasan.

Dengan demikian tubuh dan pikiran senantiasa dalam kondisi tenang, sehingga jauh dari serangan berbagai penyakit termasuk keputihan. Setelah bisa mendapatkan kondisi rileks, tetap jangan melupakan diri untuk selalu beristirahat yang cukup. Selain tubuh bugar, istirahat yang cukup juga dapat membuat pikiran menjadi lebih sehat. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY