Penyebab Anemia pada Remaja Putri

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Anemia adalah suatu gejala kekurangan sel darah merah atau eritrosit. Umumnya anemia yang di derita masyarakat adalah anemia gizi besi. Anemia gizi besi merupakan anemia yang terjadi karena seseorang kekurangan zat besi dari makanan yang dikonsumsi atau karena kehilangan darah secara berlebihan dimana tidak mampu dipenuhi dengan konsumsi makanan.

Anemia bisa menyerang siapa saja. Salah satunya yang sering mengeluh anemia adalah remaja putri. Remaja putri yang mengalami anemia biasanya akan merasa lesu, lemah, letih, lelah, lunglai, sering mengeluh pusing, dan gejala lebih lanjutnya yaitu kelopak mata, bibir, lidah, kulit serta telapak tangan menjadi pucat.

Lalu mengapa anemia ini sering terjadi pada remaja putri?. Terjadinya anemia pada remaja putri ada banyak sekali penyebabnya. Oleh karena itu, berikut akan dijelaskan macam-macam penyebab anemia pada remaja putri:

  1. Mengalami menstruasi setiap bulan

Tamu bulanan yang remaja alami ini setiap bulannya mengeluarkan cukup banyak darah. Walaupun darah yang dikeluarkan tergolong darah yang kotor, tapi mempengaruhi zat besi yang ada di dalam darah. Agar anda tidak mengalami anemia saat menstruasi, sebaiknya konsumsi tablet Fe setiap hari pada saat menstruasi.

  1. Adanya penyakit tertentu

Bagi remaja putri yang menderita sakit kanker atau terserang malaria juga bisa menjadi penyebab mengapa sering mengeluh anemia. Bagi remaja putri dengan anemia disertai penyakit tersebut harus diawasi dengan baik agar sel darah merah dalam tubuh dalam kadar yang cukup.

  1. Kebiasaan makan yang buruk

Saat remaja, wanita terobsesi dengan bentuk tubuh yang langsing seperti artis-artis di televisi. Demi memperoleh tubuh yang langsing remaja membatasi asupan makanan sehingga asupan gizinya berkurang khususnya zat besi. Oleh karena itu mereka rentan terkena anemia.

  1. Penghancuran sel darah merah yang berlebihan

Remaja putri memiliki tingkat produksi sel darah merah yang lebih sedikit dibandingkan remaja putra serta rentan untuk mengalami kerusakan. Sel-sel darah merah pada sumsum tulang belakang remaja putri diproduksi untuk beredar keseluruh tubuh, namun sel darah yang belum matang juga diedarkan ke seluruh tubuh. Sel darah merah yang belum matang itu yang rentan rusak dan hancur, sehingga membuat remaja putri rentan terkena anemia.

  1. Penurunan produksi sel darah merah

Penurunan produksi sel darah merah dapat menyebabkan remaja putri mengalami anemia. Penurunan sel darah merah dapat terjadi jika sumsum tulang belakang mengalami kerusakan, asupan Fe yang sedikit, keracunan dalam tubuh, sedang mengonsumsi obat-obatan atau menjalankan program diet.

  1. Perdarahan secara mendadak

Beberapa kejadian yang dapat menyebabkan perdarahan adalah kecelakan atau terjadinya luka pada tubuh. Yang mana menyebabkan pengeluaran sel darah merah yang berlebihan. Bagi anda yang mengalami kecelakan atau luka sebaiknya konsumsi tablet Fe untuk mencegah anemia. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here