Manfaat Buah Naga untuk Menurunkan Kolesterol

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sekilas, tampilan luar buah ini cukup aneh. Namun, itu pula yang memicu ketertarikan orang untuk mengenalnya. Apalagi setelah dikonsumsi, makin cinta orang dengan buah ini. Rasa cinta tersebut akan makin menguat ketika mengetahui manfaat buah ini bagi kesehatan.

Buah yang dimaksud di atas adalah buah naga. Buah yang sering dikenal dengan dragon fruit atau buah pitaya ini merupakan buah yang baik untuk dijadikan makanan diet. Buah naga mengandung rendah kalori dan menawarkan berbagai jenis nutrisi, seperti vitamin C, fosfor, kalsium, serat, dan antioksidan.

Kandungan gizi dalam 100 gr buah naga antara lain terdiri atas:

  • Vitamin C 4–25 mg
  • Air 80–90 g
  • Abu 0,4–0,7 g
  • Kalsium 6–10 mg
  • Kalori 35–50 kcal
  • Karbohidrat 9–14 g
  • Lemak tidak jenuh 0,1–0,6 g
  • Serat 0,3–0,9 g
  • Zat besi 0,3–0,7mg
  • Niacin (vitamin B3) 0,2–0,45 mg
  • Fosfor 16–36 mg

Buah naga adalah buah yang berasal dari wilayah Amerika Utara dan Selatan yang kemudian tersebar dan dapat tumbuh di wilayah Asia, seperti Cina dan Indonesia.

Buah naga yang baik berwarna cerah. Jika pada buah terdapat banyak bercak mungkin karena terlalu matang. Tanda lain buah naga yang terlalu matang adalah sangat kering, batangnya berwarna kecokelatan, atau pada daunnya berwarna kecokelatan.

Buah naga merah yang biasanya dikonsumsi secara langsung dalam bentuk buah yang segar mampu menghilangkan dahaga karena buah naga mengandung kadar air sekitar 90% dari berat buahnya. Buah naga juga sangat cocok disajikan dalam bentuk manisan, sari buah, selai, jus dan berbagai jenis penyajian lainnya.

Buah naga mengandung flavonoid yang ditemukan pada biji buah naga. Flavonoid memiliki peran yang penting dalam aktivitas biologis, seperti menghambat proliferasi sel, menginduksi apoptosis, enzyme-inhibiting, anti bakteri, dan efek anti oksidan.

Flavonoid juga dapat bermanfaat sebagai anti arterosklerosis, anti inflamasi, anti tumor. Penelitian epidemiologis menunjukkan konsumsi flavonoid secara teratur dapat mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular. Selain flavonoid, buah naga juga mengandung phytoalbumins, vitamin C, dan mineral penting yang bermanfaat sebagai anti oksidan. Phytoalbumin ini adalah senyawa anti oksidan generasi ke-3 yang dipercaya dapat mencegah kanker.

Penelitian pada manusia menunjukkan, buah naga bersifat hipokolesterolemik (menurunkan kolesterol darah) sehingga berpotensi mengurangi risiko CHD (dislipidemia).

Mekanisme buah ini dalam menurunkan kolesterol darah adalah dengan meningkatkan fecal bile acids losses dan chemodeoxycholic acid synthesis.

Faktor lain yang menyebabkan turunnya kadar koesterol adalah kandungan serat, plant sterol, dan phytochemical yang berperan dalam metabolisme kolesterol. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa buah naga dapat meningkatkan kadar HDL, menurunkan kadar tigliserid maupun kolesterol jahat (LDL). (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here