Masalah Kesehatan pada Pria Berjenggot

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Membuat diri agar tetap menawan merupakan salah satu tugas laki-laki agar dapat menaklukan hati kekasih atau wanita. Sehingga setiap pria pasti memiliki style atau gaya andalan untuk mendapatkan hati perempuan. Salah satunya yang sedang trendi sekarang ini adalah berjenggot, alasanya karena wanita sekarang banyak yang suka pria berjenggot jadi para priapun menumbuhkan jenggot di wajah mereka.

Wanita menyukai pria berjengot terbukti dalam sebuah survei pada situs perjodohan My Single Friend. Survei tersebut memberikan hasil bahwa sebanyak 80 persen wanita di Inggris menganggap pria berkumis dan berjenggot terkesan menyenangkan, loyal dan memiliki jiwa petualang. Lebih dari 55 persen juga mengatakan bahwa pria berjenggot lebih atraktif. Meski survei tersebut dilakukan di Inggris mungkin hampir sama dengan wanita Indonesia.

Meski pria berjenggot menjadi idaman para wanita, sayangnya ada kabar buruk yang perlu anda ketahui. Dikabarkan bahwa pria berjenggot ini memiliki kemungkinan untuk bermasalah dengan kesehatan yang disebabkan oleh jenggot yang tumbuh di wajah.

Masalah kesehatan pria berjenggot muncul karena disebabkan jenggot yang tumbuh lebat tersebut menjadi sarang atau tempat berkembang biak dan penyaluran bakteri berbagai macam penyakit. Jadi dari bakteri yang hidup di jenggot anda dapat menyebabkan anda menderita suatu penyakit atau bahkan sebagai perantara bakteri untuk pindah ke tempat lain atau orang lain.

Di New Mexico, Amerika Serikat ada sebuah penelitian yang menunjukan bahwa pria berjenggot lebat ternyata memiliki lebih banyak bakteri dibandingkan jumlah bakteri pada toilet. Jadi bisa anda bayangkan begitu banyak bakteri pada jenggot. Hal tersebut terjadi karena rambut jenggot tidak dirawat dengan baik sehingga kurang bersih dan bakteri akan senang berkembangbiak di tempat seperti itu.

Selain kebersihan yang kurang terjaga, tekstur rambut pada jenggot juga menjadi penyebab bakteri senang bersarang. Rambut jenggot memiliki tekstur yang kasar, kaku, keriting dan berlekuk sehingga membuat kotoran dan bakteri mudah terperangkat dan bersarang di antara rambut.

Untuk penyebaran bakteri melalui jenggot sendiri bisa melalui berbagai hal. Seperti contohnya saat anda makan dan tak sengaja mengusap jenggot maka bakteri dapat menyebar ke sistem pencernaan sehingga anda akan mengalami keluhan sakit perut dan lain sebagainya.

Contoh lainnya, penyebaran bakteri dapat terjadi saat melakukan kontak fisik. Misalnya ketika mencium pasangan anda dan rambut jenggot menyentuh pasangan anda maka bakteri dapat menyebar ke pasangan anda.

Pada dasarnya bakteri pada rambut jenggot tidak terlalu berbahaya atau tidak terlalu besar untuk menyebabkan masalah kesehatan. Namun ada baiknya anda tetap berhati-hati dan tetap menjaga kebersihan rambut sekitar jenggot anda sehingga andapun terhindari dari bakteri penyebab penyakit. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here