Membully di Media Sosial Tanda Remaja Tidak Percaya Diri

0
6
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Dengan adanya kebebasan berpendapat, sekarang ini orang lebih berani untuk mengutarakan pendapatnya. Tidak seperti jaman dahulu, orang akan merasa takut dengan pendapatnya apabila menentang beberapa pendapat dari orang lain karena akan membahayakan dirinya.

Apalagi dengan munculnya berbagai media sosial yang semakin hari semakin canggih dengan fitur yang lengkap dimana mempermudah para penggunanya untuk bersuara di media sosial.

Hingga hari ini, media sosial tidak hanya untuk mencari sumber informasi atau sekedar menjadi tempat diary online setiap orang. Banyak orang menggunakan media sosial untuk mengungkapkan pendapat satu sama lain. Pendapat tersebut dapat berupa pendapat positif atau negatif. Tetapi umumnya lebih banyak yang ditulis adalah pendapat negatif yang mengarah pada cyber bullying dan tak jarang melukai hati orang lain.

Kasus cyber bullying di media sosial ini juga menyerang para remaja. Mereka sering meninggalkan komentar-komentar di sosial media dengan komentar negatif dan bahkan bahasa yang digunakan sering kali tidak sesuai dengan usianya yang memang masih muda.

Tahap usia remaja merupakan tahap dimana mencari jati diri. Karena masih dalam tahap pembelajaran, jika edukasi tentang menghargai perbedaan dan menghargai orang tidak ditanamkan dengan baik, maka akan mengarah pada persepsi bahwa membully orang lain adalah hal yang wajar dan akan membuat dirinya terlihat hebat.

Padahal kebiasaan membully orang di media sosial memberikan efek yang tidak baik, khususnya pada usia remaja. Remaja yang melakukan bully di media sosial menandakan bahwa remaja tersebut tidak percaya diri.

Apalagi bagi remaja yang intovert, itu akan membuat dia tidak percaya diri. Sehingga dengan menggunakan media sosial di akan lebih percaya diri karena media sosial digunakan sebagai tameng. Namun dikehidupan nyata dia akan kurang percaya diri dan susah untuk bersosialisasi dengan lingkungan.

Masalah kepercayaan diri pada remana ini merupakan masalah yang menganggu pada kehidupan remaja. Remaja yang mempunyai masalah dengan kepercayaan dirinya akan merasa tidak mudah puas dengan keadaan yang dimilikinya, akan sadar diri berlebihan dan sangat peka dengan komentar orang lain. Meskipun masalah kepercayaan diri pada remaja di anggap wajar, sebagai orang tua sebaiknya melakukan beberapa upaya agar membantu anak segera mendapatkan kembali kepercayaan dirinya dan ajarkan bahwa membully di media sosial merupakan hal yang tidak patut dilakukan. Karena selain melukai orang lain, hal itu juga berdampak tidak baik bagi remaja. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY