Mencegah Terjadinya Inkontinensia pada Pria

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Inkontinensia urin atau beser adalah ketidakmampuan seseorang untuk mengontrol atau menahan buang air kecil, yang menyebabkan kebocoran urin atau keluarnya urin secara tidak sengaja. Inkontinensia urin merupakan suatu gangguan urologis yang sangat umum dan kadang-kadang melemahkan. Perlu diketahui Inkontinensia urin dapat dibagi menjadi tiga jenis utama, yaitu:

  1. Inkontinensia mendesak, terjadi ketika kandung kemih terlalu aktif atau hiperaktif sehingga menyebabkan dorongan tiba-tiba dan intens untuk buang air kecil. Hal inilah yang menyebabkan keluarnya urin secara tidak disengaja.
  2. Inkontinensia stres, terjadi ketika aktivitas fisik terlalu berat seperti olahraga, melompat, bersin, batuk, atau bahkan tertawa menempatkan tekanan pada kandung kemih dan mengeluarkan urin.
  3. Inkontinensia luapan, yaitu ketidakmampuan seseorang untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, sehingga menyebabkan seringnya kencing atau keluarnya air kencing sedikit demi sedikit tetapi terus menerus.

Inkontinensia tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa malu, namun juga bisa berbahaya apabila urin yang tersisa di kandung kemih menciptakan tempat untuk berkembang biak bagi bakteri. Inkontinensia bukanlah penyakit, melainkan gejala dari kondisi atau gangguan yang mendasari suatu penyakit.

Dengan demikian, untuk mencegah masalah ini, perlu diketahui telebih dahulu penyebab yang mendasarinya. Selain saran dan pengobatan dari dokter, Anda dapat mencoba beberapa cara alami dan menguubah gaya hidup untuk mencegah terjadinya inkontinensia.

Mencegah terjadinya inkontinensia urin dengan vitamin D

Vitamin D dapat digunakan untuk mengontrol atau mencegah inkontinensia urin karena membantu mempertahankan kekuatan otot. Untuk mencapatkan vitamin D anda cukup berjemur di bawah sinar matahari pagi sekitar 10 menit setiap hari.

Untuk mendapatkan vitamin D, Anda juga bisa mengkonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung vitamin D, seperti tiram, ikan, kuning telur, susu dan produk susu lainnya. Selain itu anda juga bisa minum suplemen vitamin D, setelah konsultasi dengan dokter.

Mencegah inkontinensia dengan mengeluarkan racun menggunakan cuka sari apel

Fungsi dari cuka sari apel adalah sebagai tonik yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Cuka sari apel dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh dan melawan infeksi di dalam kandung kemih. Selain itu, cuka sari apel dapat membantu menurunkan berat badan. Kelebihan berat badan inilah yang menyebabkan inkontinensia urin, karena lemak di sekitar pinggul dan perut menghasilkan tekanan ekstra pada kandung kemih.

Cara pengaplikasiannya adalah campurkan 1-2 sendok teh cuka sari apel murni mentah ke dalam satu gelas air. Lalu tambahkan sedikit madu mentah, kemudian minum 2 atau 3 kali sehari sampai mendapatkan perkembangan yang baik.

Catatan: Jangan minum cuka sari apel jika Anda memiliki kandung kemih yang terlalu aktif atau jika setelah minum cuka sari apel justru mengganggu kandung kemih.

Lakukan meditasi untuk mencegah inkontinensia urin

Meditasi dan imajinasi yang dilakukan secara teratur dan terbimbing dapat membantu mendapatkan kembali kontrol atas organ tubuh dan mengurangi inkontinensia.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti sistem kesehatan universitas loyola pada tahun 2009 menemukan bahwa terapi kognitif yang melibatkan pernapasan dalam dan latihan meditasi atau imajinasi terbimbing yang melatih otak untuk mengontrol kandung kemih dapat membantu mengurangi jumlah rata-rata episode inkontinensia per minggu dari 38 menjadi 12.

Silahkan lakukan latihan relaksasi dan visualisasi ini selama beberapa minggu untuk melihat perkembangan dan perbaikan kondisi tubuh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here