Mengatasi Rasa Cemburu Anak pada Adik Barunya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Rasa cemburu merupakan suatu bentuk emosi manusia, termasuk anak-anak. Khususnya anak balita meski belum memahami makna cemburu, namun sudah bisa merasakan dan melakukannya. Biasanya anak balita yang memiliki adik bayi, sering merasakan cemburu kepada adikn yatersebut. Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Kenapa si kecil menjadi cemburu?

Kecemburan yang dialami si kecil memang dianggap wajar. Pasalnya  sebelum adiknya lahir, si kakak menjadi pusat perhatian ibu dan ayah. Namun setelah adik bayi lahir, perhatian ibu dan ayah terbagi dengan adik. Hal itulah yang akhirnya membuat si kakak merasa cemburu.

Jika diresapi, sebenarnya rasa cemburu yang tumbuh pada diri si kecil karena ketakutan tidak memperoleh perhatian atau kasih sayang dari ayah dan bunda. Alhasil si kecil merasa terancam dengan munculnya perubahan dari ayah dan bunda tersebut.

Dampak yang bisa muncul akibat kecemburuan si kecil

  1. Si kecil apabila muncul rasa cemburu, biasanya akan nampak perubahan pada emosinya. Si kecil menjadi lebih cengeng, mudah emosi, atau bisa dengan mudah memukul.
  2. Perubahan tingkah laku yang dialami si kecil juga bisa dianggap sebagai kemunduran. Misalnya jika si kecil sebelumnya sudah tidak ngompol, namun bisa saja si kecil mulai ngompol lagi atau bahkan buang air besar di dalam celana.
  3. Perubahan karakter yang lebih ekstrim bisa saja terjadi pada si kecil. Si kecil jika sebelumnya termasuk anak penurut, namun kemudian berubah menjadi anak yang suka melawan orangtua.
  4. Si kecil menjadi mudah menangis. Ekspresi menangis merupakan hal yang paling biasa dilakukan saat si kecil berhadapan dengan suatu masalah. Alhasil menangis menjadi senjata ampuh dalam mengatasi permasalahannya.

Bagaimana cara mengatasi rasa cemburu tersebut?

  1. Bimbingan dari ayah dan bunda dapat menjadi solusi untuk mengatasi rasa cemburu si kecil terhadap adik barunya. Si kecil akan faham sedikit demi sedikit mengenai kondisi yang terjadi. Apabila luapan emosi si kecil akibat cemburu hanya sesekali saja, ayah bunda jangan terlalu khawatir. Cukup memberikan pengawasan dan pemahaman jika ayah bunda tetap mencintainya.
  2. Ayah dan bunda sebaiknya mulai memberikan pemahaman kepada si kecil tentang kehadiran adik barunya, sejak bayi masih dalam kandungan. Ayah dan bunda mempunyai waktu yang cukup panjang untuk menjelaskan kepada si kecil, bahwa adik bayi yang kelak akan lahir membutuhkan perhatian yang lebih.
  3. Libatkan si kecil dalam mengurus keperluan adik barunya itu, sesuai kemampuan. Misalnya saja mengambilkan popok, mengambilkan bedak, hingga bernyanyi untuk menyenangkan adik agar tidak mengangis.
  4. Atur waktu untuk tetap memberikan perhatian kepada si kecil. Misalnya ketika adik bayi tertidur, manfaatkan waktu untuk memberikan perhatian kepada si kakak.
  5. Orangtua jangan menghadapi kecemburuan si kecil dengan luapan emosi. Tidak dibenarkan merespon kecemburuan dengan kemarahan, apalagi kekerasan. Meski demikian berkata tegas memang diperlukan, namun bukan dengan marah. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY