Mengenal Terapi Insulin dalam Tubuh

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Insulin merupakan suatu hormon yang diproduksi secara alami di dalam tubuh lebih tepatnya bagian organ tubuh pankreas. Insulin berfungsi untuk mengubah glukasa menjadi energi. Selain itu insulin juga bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar glukosa dalam darah.

Penyakit yang berkaitan dengan insulin yaitu penyakit diabetes atau yang biasanya dikenal dalam bahasa indonesia yaitu penyakit gula atau kencing manis. Penyakit tersebut dipengaruhi oleh produksi atau kerja hormon insulin dalam tubuh yang mengakibatkan peningkatan kadar gula dalam darah. Apabila seseorang dikatakan memiliki penyakit ini apabila hasil pemeriksaan kadar gula seseorang yang sedang dalam puasa > 126 mg/dl dan kadar gula setelah 2 jam makan > 200 mg/dl. Salah satu pengobatan penyakit ini yaitu dengan melakukan terapi insulin. Apa yang anda ketahui mengenai terapi tersebut?

Terapi insulin merupakan salah satu upaya untuk mengobati penyakit diabetes dengan cara menyuntikan hormon insulin ke dalam tubuh seorang pasien. Terapi ini harus dilakukan secara individual dan harus di imbangi dengan pengaturan pola makan dan olahraga. Awal seseorang yang menderita diabetes diberikan terapi ini dengan dosis awal. Akan tetapi seiring berjalannya waktu dosis atau kebutuhan insulin dipengaruhi oleh kenaikan atau penurunan BB, perubahan kebiasaan makan dan pemberia obat-obatan lainnya.

Kebutuhan terapi insulin terkadang meningkat dan pada akhirnya dosis harus diatur ulang agar dapat memenuhi kebutuhan kadar insulin baru. Penyuntikan terapi insulin diberikan secara subkutan sekitar 45 derajat dibawah kulit. Biasanya penyuntikan terapi insulin disuntikan di lokasi perut, bokong, paha dan lengan atas. Penyuntikan dilakukan dengan menggilir lokasi injeksi yang bertujuan untuk menghindari terjadinya peningkatan pertumbuhan atau ukuran sel-sel lemak dibawah kulit (lipohipertropi), hal ini penting untuk dilakukan agar memperoleh laju absorpsi yang baik. Manfaat pemberian terapi insulin untuk penderita diabetes yaitu Menurunkan kadar gula dalam darah dengan cara memasukan gula darah ke dalam sel Mencegah terjadinya pelepasan gula darah oleh hati dan Membantu meningkatkan pembentukan protein.

Beberapa kondisi pasien yang boleh melakukan terapi insulin, diantaranya sebagai berikut :

  1. Diabetes tipe 1
  2. Apabila seseorang mengalami peningkatan insulin > 250 mg/dl yang disertai dengan adanya keton dalam air kencing
  3. Diabetes tipe 2 apabila pasien tersebut mengalami atau dalam konsisi tertentu seperti mengalami kegagalan dalam mengkonsumsi obat antidiabetes dan kondisi pasien tersebut dalam keadaan kritis yang mana kadar gula darah tersebut harus segera diturunkan secepat mungkin agar tidak terjadi hal-hal yang dapat membahayakan pasien seperti infeksi, kehamilan, operasi, pasien dengan penyakit ginjal kronis dan hati

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa pakar menyatakan bahwa terapi insulin terbukti dapat mencegah terjadinya komplikasi akibat dari tingginya kadar gula yang berkepanjangan dan tidak dapat ditangani secara tepat. Komplikasi tersebut diantaranya yaitu gangguan pada pembuluh darah, terjadinya infeksi dan gangguan pada mata yang meliputi katarak dan penglihatan kabur. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here