Pemeriksaan Dilakukan untuk Mendiagnosis Kanker Paru

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kata kanker sangat menakutkan bagi semua orang karena penyakit ini sangatlah mematikan. Salah satu jenis kanker yang umum sering terjadi adalah kanker paru-paru. Kanker ini lebih banyak dialami oleh pria yang merokok. Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak memperlihatkan gejalanya secara jelas. Namun setelahnya gejala akan timbul seperti batuj berkelanjutan sampai batuk mengeluarkan darah, sesak nafas, sering kelelahan sampai dengan penuruan berat badan. Bagi orang yang mengalami gejala-gejala tersebut, sangat dianjurkan untuk melakukan deteksi secepatnya demi meningkatkan keberhasilan proses pengobatan.

Metode untuk diagnosis kanker paru-paru adalah berbeda untuk setiap orang. Tim medis akan memilih tes berdasarkan beberapa faktor yaitu riwayat kesehatan, gejala dan temuan dari pemeriksaan fisik. Beberapa tes yang dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker paru adalah sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan Dahak

Dahak saat batuk dapat diperiksa di laboratorium dengan mikroskop. Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk melihat apakah terdapat sel-sel kanker di dalam paru-paru.

  1. Tes Pencitraan (X-Ray)

Langkah pertama yang dilakukan untuk diagnosis kanker paru-paru biasanya menggunakan X-ray. Tes X-ray pada paru-paru bisa memperlihatkan tumor yang ada. Jika dari X-ray dicurigai terdapat kanker paru-paru, tes lanjutan bisa dilakukan untuk lebih memastikan. Selain X-ray, untuk bisa lebih memastikan lagi, diagnosis bisa dilakukan dengan CT Scan. Dengan cara tersebut bisa memperlihatkan abnormal kecil yang tidak bisa terlihat dengan X-ray. Sedangkan untuk memperlihatkan lokasi sel kanker yang aktif bisa menggunakan PET-CT Scan. Pemeriksaan ini biasa dilakukan jika hasil pemeriksaan dengan CT Scan menunjukan adanya sel kanker pada stadium awal. Dokter mungkin meminta tes pencitraan yang dapat membantu menemukan kanker paru-paru. Tes pencitraan membuat gambar dari bagian dalam tubuh Anda. Foto-foto ini membantu dokter untuk menemukan kanker paru-paru, untuk melihat apakah telah menyebar, untuk melihat apakah pengobatan bekerja atau untuk menemukan kanker yang telah kembali setelah pengobatan.

  1. CT Scan

Bisa memperlihatkan abnormal kecil yang tidak bisa terlihat dengan X-ray. Dengan memanfaatkan CT scan, pencitraan yang lebih jelas dan detail bisa didapatkan.

  1. PET-CT Scan

Bisa memperlihatkan lokasi sel kanker yang aktif. Pencitraan ini biasa dilakukan jika hasil pemeriksaan dengan CT Scan menunjukkan terdapat sel kanker pada stadium awal.

  1. Melakukan Biopsi

Ini dilakukan setelah tes pencitraan. Jika memperlihatkan bahwa terdapat sel kanker pada bagian dada, dokter akan mengambil sampel sel jaringan dari dalam paru-paru.

  1. Scan tulang

Untuk melihat apakah ada sesuatu yang mencurigakan, dokter harus mempelajari jaringan atau cairan dari paru-paru. Banyak prosedur yang berbeda di mana memungkinkan dokter untuk mengangkat sel-sel dari tubuh dan melihat mereka di bawah mikroskop untuk menentukan apakah mereka adalah kanker. Tes ini meliputi:

  • Bronkoskopi
  • USG endobronchial
  • Endoskopi ultrasound esofagus
  • Mediastinoscopy dan mediastinotomy
  • Thoracentesis
  • Thoracoscopy
  • sitologi dahak
  • Biopsi jarum halus (FNA). (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here