Perbedaan Teh Hijau dan Teh Hitam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Teh sudah sangat dikenal oleh manusia sejak ratusan tahun silam. Teh juga dipercaya mengandung berbagai khasiat yang baik untuk kesehatan. Kandungan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol dalam teh dipercaya mampu untuk meningkatkan kesehatan.

Ada 2 jenis the saat ini yang popular di dunia yaitu teh hitam dan teh hijau. Perbedaan yang utama di antara keduanya adalah dilakukan atau tidaknya proses fermentasi. Proses dan pembuatan antara teh hijau dan teh hitam tidak sama, maka dari itu citarasa, aroma dan kandungannya pun berbeda.

Teh hitam merupakan sebutan teh yang diproses dari daun tanaman the yang dijemur terlebih dahulu, sebelum dilakukannya proses fermentasi. Karenanya, daun teh yang dihasilkan terlihat agak hitam. Ketika diseduh, air teh yang dihasilkan akan terlihat merah kecoklatan pekat. The hitam paling cocok jika diminum di pagi hari untuk menambah semangat beraktivitas. Dalam teh hitam, proses fermentasi menyebabkan kandungan antioksidan pada teh hitam berkurang. Namun menambahkan zar theaflavins dan thearubiger yang berfungsi sebagai antibody pada sistem pencernaan. Dalam teh hitam juga terdapat kandungan kafeinnya yaitu sekita 42-72 mg kafein per cangkir.

Sementara itu, teh hijau diolah tanpa melalui proses pengeringan. Pada pembuatannya, teh hijau mencegah dilakukannya proses fermentasi. Karena itu, kadar dari antioksidan teh hijau tetap utuh dan terjaga dengan baik. Antioksidan merupakan senyawa yang sangat bagus untuk mencegah risiko terjadinya penyakit jantung, kanker, parkinson dan alzheimer. Teh hijau mengandung fluoride dalam jumlah yang lebih sedikit dari teh hitam. Kadar kafein yang dimiliki teh hijau juga sangat rendah yaitu sekitar 9-50 mg per cangkir. Teh hijau lebih cocok dikonsumsi pada malam hari untuk menciptakan perasaan yang tenang dan nyaman.

Dari penjelasan-penjelasan di atas, bisa dilihat bahwa perbedaan-perbedaan antara teh hijau dan teh hitam antara lain, yaitu:

  • Teh hitam diolah melalui proses fermentasi, sedangkan teh hijau tidak.
  • Teh hitam cocok diminum pada pagi hari, teh hijau pada malam hari.
  • Teh hitam mengandung kafein lebih tinggi dari teh hijau.
  • Teh hijau menyimpan antioksidan lebih banyak daripada teh hitam.
  • Kadar fluoride dalam teh hitam lebih banyak daripada teh hijau.
  • Berbeda dengan teh hijau, teh hitam mengandung zat theaflavins dan thearubiger.

Jika dilihat dari sisi manfaat kesehatannya, teh hijau dan teh hitam keduanya dapat digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit. Namun teh hijau dianggap memiliki efek yang lebih positif daripada teh hitam. Teh hijau juga mengandung fluor sehingga membantu mengurangi risiko gigi berlubang dan dipercaya mampu mengurangi tingkat kolesterol dan risiko jenis kanker tertentu. Teh hitam sangat baik untuk melindungi diri terhadap penyakit jantung dan kanker. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here