Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pria

SehatFresh.com – Selain menerapkan pola makan sehat dan olahraga secara teratur, memeriksakan kesehatan secara rutin adalah hal yang penting dalam upaya pencegahan timbulnya berbagai masalah kesehatan. Selama pemeriksaan, dokter dapat mendeteksi masalah kesehatan pada tahap awal agar dapat segera ditangani. Pemeriksaan kesehatan rutin melibatkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tertentu, tergantung pada usia dan riwayat kesehatan Anda. Ketika Anda menjadi lansia, pemeriksaan kesehatan akan mencakup lebih banyak aspek dibanding dengan orang yang lebih muda. Pada pria, pemeriksaan kesehatan yang perlu menjadi perhatian diantaranya adalah :

  • Tes tekanan darah
    Pria berusia 30-an wajib melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin setiap tahun. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi tekanan darah tinggi sejak dini sebelum mengarah ke stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. Mereka yang berisiko adalah pria dengan riwayat keluarga tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyakit ginjal, atau stroke, pria yang kelebihan berat badan atau diabetes, dan pria yang merokok.
  • Tes kolesterol
    Anda harus melakukannya setiap 5 tahun sampai dengan usia 45 tahun, kemudian lakukan setiap tahun untuk melihat seberapa besar potensi bahaya penyakit jantung dan hati mengancam Anda. Pria dengan riwayat keluarga penyakit jantung, pria yang menderita diabetes dan pria yang merokok adalah mereka yang lebih berisiko terhadap kolesterol tinggi.
  • Tes kesehatan mata
    Jika Anda sudah memakai kacamata resep atau lensa kontak, Anda harus rutin memeriksakan kesehatan mata Anda setiap tahun. Pria dewasa muda yang tidak memakai kacamata resep atau lensa kontak harus memiliki tes mata setiap dua tahun. Penglihatan cenderung memburuk dengan usia. Kondisi mata serius seperti glaukoma, katarak, retinopati diabetes dan degenerasi makula lebih umum terjadi terkait usia. Pria yang lebih tua dari 60 tahun harus memiliki melakukan pemeriksaan mata tahunan secara rutin.
  • Tes kesehatan prostat
    Pria wajib memulai pemeriksaan kesehata prostat pada usia 40 tahun. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mengukur kadar PSA dalam menemukan kanker prostat. Ada perbedaan pendapat di antara para ahli pada skrining kanker prostat. Jika Anda berusia lebih dari 50, pemeriksaan prostat digital tahunan mungkin disarankan. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dari setiap jenis kanker, termasuk kanker prostat, Anda mungkin harus memiliki PSA dan uji digital secara teratur setelah Anda menginjak usia 40.
  • Kolonoskopi
    Kolonoskopi berguna untuk mendeteksi kanker usus besar yang menjadi penyebab kedua kematian manusia terkait kanker. Pria yang berisiko tinggi terhadap kanker usus mungkin perlu kolonoskopi setiap lima tahun. Tes ini dimulai pada usia 50 tahun.
  • Tes diabetes
    Tes untuk diabetes meliputi tes kadar gula darah puasa, yang mengukur jumlah glukosa dalam darah setelah Anda tidak makan untuk sementara waktu. Tergantung pada tingkat risiko Anda, Anda mungkin perlu diuji setiap tahun atau setiap tiga tahun sekali.
    Adapun faktor risiko untuk diabetes ini meliputi :

1. Riwayat keluarga diabetes
2. Usia diatas 45 tahun
3. Kegemukan atau obesitas
4. Tekanan darah tinggi
5. Kolesterol darah tinggi
6. Merokok dan minum alkohol
7. Memiliki riwayat angina (nyeri dada), serangan jantung atau stroke

Sumber gambar : nusehat.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY