Penanganan Pasca Keguguran

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keguguran adalah kematian bayi dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Hal ini merupakan salah satu masalah dalam kehamilan yang paling ditakuti oleh ibu hamil.

Kemungkinan terjadinya keguguran lebih tinggi dari perkiraan banyak orang. Keguguran dapat terjadi pada kira-kira satu sampai dua orang dari 10 ibu hamil yang menyadari kehamilannya. Diperkirakan sekitar 8 dari 10 kasus keguguran terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Mengetahui gejala-gejala keguguran sangatlah penting bagi ibu hamil dan pasangannya.

Gejala utama yang sebaiknya diwaspadai adalah munculnya pendarahan atau bercak darah yang biasanya disertai kram pada perut bagian bawah. Di samping pendarahan dan kram, gejala keguguran lainnya meliputi keluarnya cairan atau jaringan (gumpalan darah) dari vagina.

Pendarahan ringan cukup umum terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Tidak semua pendarahan ringan saat hamil berarti keguguran. Namun sebagai langkah untuk mewaspadai, tidak ada salahnya untuk segera menghubungi dokter jika Anda mengalaminya.

Hal yang sebaiknya Anda perhatikan dan lakukan setelah (pasca) keguguran :

  • Periksa ke dokter kandungan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya keguguran yang dialami sehingga dapat menghindari risiko keguguran berulang pada kehamilan berikutnya.
  • Perhatikan asupan gizi Anda, khususnya zat-zat gizi yang penting untuk membantu mempersiapkan kehamilan dan membantu proses tumbuh kembang janin kelak. Misalnya, memenuhi kebutuhan asupan asam folat sebanyak 400 mikrogram setiap hari.
  • Terapkan gaya hidup sehat, misalnya dengan melakukan olahraga secara teratur, dan memenuhi kebutuhan tubuh Anda untuk istirahat (jangan terlalu lelah).

Anda tidak perlu khawatir bila mengalami keguguran dan sudah dikuret, ada cara tradisional yaitu dengan meminum jamu segar wanita setelah melahirkan untuk memulihkan kesehatan serta aman untuk kesuburan. Hindari meminum jamu yang tidak terjamin keamanannya, hal ini dapat meningkatkan risiko mengalami kekeringan rahim.

  • Hiduplah sehat dalam arti makan dan minum yang teratur dan penuh gizi.
  • Istirahat cukup untuk memulihkan kembali rahim.
  • Melakukan olahraga ringan akan membuat rahim kembali pulih dengan sendirinya. Hormon estrogen dan progesteron akan kembali menunjang ovarium dalam menghasilkan ovum dalam rangka ovulasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY