Pengertian Penyakit Kulit Impetigo pada Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pioderma (penyakit kulit karena infeksi atau bakteri) merupakan penyakit yang sering dijumpai. Selain disebabkan karena infeksi dan bakteri gram positif, sebenarnya penyakit kulit dapat pula disebabkan oleh bakteri gram negatif, misalnya Proteus vulgaris, Pseudomonas aeruginosa, Proteus mirabilis, klebsiella dan E coli. Penyebab yang umum adalah adanya bakteri gram positif yakni stafilokokus  dan streptokokus.

Pada kasus Impetigo merupakan salah satu bentuk pioderma yang paling sering menyerang pada anak-anak, terutama yang kurang menjaga kebersihan badannya. Impetigo biasa terjadi setelah adanya cidera pada kulit, seperti luka atau infeksi virus herpes simpleks.

Istilah impetigo berasal dari bahasa Latin yang artinya serangan, dan telah digunakan untuk menjelaskan gambaran seperti letusan berkeropeng yang biasa nampak pada daerah permukaan kulit tubuh manusia.

Pengertian Impetigo menurut para ahli:

Menurut Djuanda Impetigo adalah salah satu contoh pioderma atau infeksi kulit yang menyerang lapisan epidermis kulit.

Menurut Baheshti, Impetigo biasanya terjadi mengikuti trauma superficial dengan luka robekan kulit dan merupakan penyakit susulan dari Pediculosis, Skabies, Infeksi jamur, dan pada insect bites.

Ada beberapa jenis impetigo, yakni sebagai berikut ini.

Impetigo mengenai kulit bagian atas disebut sebagai epidermis superfisia. Impetigo jenis dua gambaran klinis, impetigo krustosa (tanpa gelembung atau koreng) dan impetigo bulosa, yakni dengan gelembung berisi cairan dan menimbulkan luka atau koreng.

Impetigo contagiosa. Impetigo Merupakan bentuk paling umum dari impetigo, biasanya impetigo ini dimulai dengan noda merah pada kulit wajah, paling sering terjadi di sekitar hidung dan mulut. Pada kasus ini, luka akan cepat memecah dan mengeluarkan cairan (nanah) yang kemudian membentuk kerak berwarna kuning, Luka tersebut dapat menimbulkan gatal, namun tidak terasa sakit.

Bullous impetigo. Umumnya impetigo jenis ini terjadi pada bayi dan anak dibawah usia 2 tahun. Impetigo ini tidak menyebabkan rasa sakit atau berisi cairan. Biasanya terjadi pada lengan, pinggul, atau leher. Kulit di sekitar bagian-bagian tersebut biasanya berwarna merah dan terasa gatal, namun tak terluka. Benjolan atau gelembung berisi cairan ini dapat pecah dan meimbulkan bekas kerak berwarna kekuningan, dan dapat hilang lebih lama daripada penyakit impetigo jenis lainnya.

Ecthyma Impetigo Merupakan jenis infeksi kulit yang lebih serius yang terdapat pada lapisan kulit dalam kulit (dermis). Tanda dan gejala antara lain luka ini diawali adanya gelembung berisi cairan atau nanah yang terasa sakit, biasanya terjadi pada kaki. Saat gelembung itu memecah otomatis akan membekas kerak berwarna kuning keabu-abuan dan keras. Bekas akan tertinggal setelah luka sembuh. Ecthyma empetigo dapat juga menyebabkan pembengkakan kelenjar limpa pada area yang terkena.

Impetigo paling sering ditemukan di kulit wajah, lengan, dan tungkai. Pada orang dewasa, impetigo bisa terjadi setelah penyakit kulit lainnya. Impetigo dapat terjadi setelah adanya suatu infeksi saluran pernafasan atas, seperti flu atau infeksi virus lainnya. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here