Tips Memulihkan Diri dari Trauma Akibat Kekerasan Seksual

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Trauma kekerasan seksual dapat menyebabkan efek jangka panjang bagi korban, tidak hanya kesehatan fisik, namun berdampak pada mental. Depresi adalah salah satu dampak trauma yang paling umum yang dialami para remaja korban kekerasan seksual.

Hal yang sangat wajar bagi setiap korban kekerasan seksual merasa sedih, tidak bahagia, suka marah, bahkan putus asa. Hal tersebut bukanlah tanda kelemahan atau cacat karakter pada remaja tersebut. Namun, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengelola emosi maupun memulihkan kondisi seseorang dari trauma kekerasan seksual.

Nah, berikut ini adalah tips dan cara memulihkan diri dari trauma kekerasan seksual:

  1. Jangan ragu untuk menghindari situasi mengancam

Menghindar di sini bukan  berarti sama sekali mengurung diri dari lingkungan sosial Anda saat ini. Karena dengan menjauhkan diri dari orang terdekat justru dapat menyebabkan Anda merasa kesepian karena terlalu sering sendirian. Hal ini akan mengingatkan kembali kepada anda  tentang apa yang membuat diri Anda trauma. Namun kadang memang beberapa tempat, gedung, kegiatan, bahkan perawakan fisik orang tertentu dapat memicu kilas balik ingatan Anda pada kejadian nahas tersebut.

  1. Ngobrol atau bertukar cerita

Setelah mengalami kekerasan seksual, kebanyakan korban akan merasa minder dan sulit memercayai orang lain. Namun, mengurung diri dan mengindari kegiatan sosial bukanlah hal yang tepat. Sebisa mungkin, jangan biarkan diri Anda sendirian.

Sebisa mungkin anda tetap bersama orang lain, entah itu orangtua, saudara, atau teman dekat anda. Alihkan pikiran Anda dengan mengobrol. Dalam obrolan ini anda tidak harus tentang kekerasan yang Anda alami, apabila Anda belum siap untuk membicarakan terus terang, anda bisa membahas hal apapun sesuka hati Anda.

  1. Siapkan “kotak darurat”

Siapkan sebuah kotak atau tempat khusus dan isi dengan barang-barang yang bisa Anda pergunakan untuk mengalihkan perhatian ketika Anda terjebak dalam pikiran kilas balik trauma atau bahkan muncul dorongan untuk menyakiti diri sendiri. Isi kotak itu harus mencakup hal-hal yang membutuhkan konsentrasi anda, namun yang tetap bisa Anda nikmati dan yang aman digunakan, artinya tidak bisa dipakai untuk melukai diri anda. Anda mengisi kotak itu dengan buku mewarnai, peralatan merajut, peralatan untuk membuat gelang, balok-balok, puzzle, Lego atau rubiks, dan lain-lain. Anda juga bisa membawa barang-barang ini kemana pun anda pergi untuk mencegah trauma kekerasan seksual itu datang lagi.

  1. Olahraga

Olahraga membantu melepaskan ketegangan fisik seseorang dan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi stres. Bersepeda, berlari atau berjalan-jalan di taman, senam aerobik, lompat-lompat, berenang tinju samsak atau bantal.  Mintalah bantuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang aktif bersama Anda.

5. Menangis

Menangis saat Anda stres merupakan salah satu cara terbaik untuk menyalurkan stres atau depresi yang sedang Anda alami. Karena dengan menangis akan memberikan perasaan lega bagi anda. Saat Anda menangis karena stres atau depresi, sebenarnya tubuh juga sedang melepaskan hormon atau racun dari dalam tubuh melalui air mata yang keluar. Itu sebabnya menangis dapat memperbaiki suasana hati Anda apabila sedang trauma akibat kekerasan seksual. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here