Penyebab dan Bahaya Sperma Berdarah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com¬†–¬†Mengeluarkan sperma merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pria, apalagi bagi mereka yang telah menikah. Kualitas sperma juga menjadi hal yang diperhatikan oleh para pria. Kualitas sperma inilah yang akan memengaruhi pembuahan nantinya, jadi pantas jika para pria amat memerhatikan kualitas sperma mereka.

Namun, sayangnya ada beberapa kondisi di mana sperma berdarah. Hal ini dikenal dengan Hematospermia yang merupakan adanya darah pada cairan ejakulasi. Banyaknya darah yang keluar tidak selalu sama. Ada yang tidak terlihat mata hingga yang tampak oleh mata. Yang tidak terlihat oleh mata, darahnya hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Masalah yang satu ini bisa terjadi pada siapa saja, umumnya terjadi pada pria yang memiliki rentang usia 30 tahun sampai dengan 40 tahun.

Pada usia muda, umumnya kondisi ini bersifat jinak. Hematospermia atau hemospermia bukanlah hal yang terlalu merisaukan dan biasanya menghilang sendiri. Hematospermia jarang berhubungan dengan patologi berbahaya pada pria muda.

Hematospermia biasanya terjadi karena vena penis yang terluka oleh gerakan keras, mengenakan celana terlalu ketat atau cedera. Selain itu, memiliki kebiasaan seks tertentu yang terlalu bersemangat atau terlalu sering juga dapat menimbulkan perdarahan. Penyebab umum lainnya adalah:

  • Infeksi di kelenjar prostat (prostatitis).
  • Di vesikula seminalis/saluran ejakulasi, atau di uretra (uretritis).
  • Penyebab infeksi dari hematospermia termasuk infeksi menular seksual (HIV, virus herpes simpleks, chlamydia, dll), tuberkulosis (TBC), dan sitomegalovirus.

Penyebab yang sangat jarang adalah masalah pembekuan darah, varises prostat, dan tumor. Masalah pembekuan darah dapat disebabkan oleh hemofilia atau terlalu banyak mengonsumsi obat pengencer darah. Tumor atau kanker dapat terjadi di prostat, vesikula seminalis, atau uretra. Sebagian besar hematospermia yang terkait kanker terjadi pada pasien yang berusia lebih dari 40 tahun. Pada setengah kasus, hematospermia tidak diketahui penyebabnya (idiopatik).

Gejala yang dapat dijumpai, diantaranya nyeri saat buang air kecil, nyeri saat ejakulasi, nyeri di sekitar pinggang, muncul demam, dan pembengkakan pada testis atau skrotum.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY