Penyebab dan Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehamilan memang membawa perubahan besar pada tubuh seorang perempuan. Inilah salah satu alasan mengapa ibu hamil harus rutin check-up ke dokter. Saat check-up rutin, dokter biasanya menanyakan banyak hal seputar kondisi bunda dan kehamilan. Beliau juga pasti akan selalu memeriksa tekanan darah.

Apa Saja Penyebab Tekanan Darah Rendah Saat Hamil?

Umumnya, tekanan darah ibu hamil berada pada posisi rendah di 24 minggu pertama kehamilan. Penyebabnya biasanya karena perubahan sistem sirkulasi tubuh, dimana pembuluh darah sedang melebar untuk mengalirkan suplai darah ke rahim. Namun, hipotensi juga dapat muncul karena efek berdiri terlalu cepat atau berendam terlalu lama dalam air panas.

Hipotensi atau darah rendah sangat tergantung dari kadar energi bunda, gaya hidup, hingga tingkat stres saat dilakukan pengecekan. Tekanan darah juga bisa lebih tinggi atau sebaliknya pada jam-jam tertentu.

Selain itu, masih ada lagi penyebab darah rendah pada ibu hamil. Beberapa di antaranya jelas tak boleh dipandang enteng, misalnya seperti:

  • Reaksi alergi.
  • Infeksi.
  • Akibat bed rest terlalu lama.
  • Dehidrasi.
  • Kurang gizi (malnutrisi).
  • Pendarahan dalam.
  • Anemia.
  • Gangguan jantung.
  • Gangguan endokrin.
  • Efek samping obat.

Bagaiman Cara Mengatasi Darah Rendah pada Ibu Hamil?

  • Lakukan segalanya pelan-pelan saja

Ketika mengalami hipotensi selama hamil, bunda harus selalu ingat untuk pelan-pelan saat melakukan segala hal. Ketika bangun tidur misalnya, lakukan perlahan. Jangan langsung ‘lompat’ dari atas ranjang. Hal serupa juga berlaku sewaktu hendak berdiri dari kursi. Bila bunda merasa ingin pingsan, segeralah duduk atau berbaring (tetap lakukan dengan perlahan) agar tubuh tak sampai jatuh. Setelah itu, atur nafas agar tetap teratur. Berbaring menyamping ke kiri juga dapat meningkatkan aliran darah ke jantung sehingga tubuh jadi lebih stabil.

  • Banyak istirahat

Selain itu, penting bagi ibu hamil untuk sering-sering beristirahat, khususnya bila menderita hipotensi. Sering beristirahat dapat memberi kesempatan tubuh untuk pulih dari kelelahan.

  • Kenakan pakaian longgar

Pakaian longgar bisa memperlancar peredaran darah. Karenanya, selam kehamilan hindari penggunaan stoking atau kaos kaki ketat.

  • Banyak minum

Banyak minum tak hanya dapat meminimalisir morning sickness atau muntah, namun juga hipotensi. Teh herbal hangat misalnya, dapat membantu meredakan mual dan menghidrasi tubuh sehingga segar kembali.

  • Jaga pola makan

Ketimbang makan 3 kali sehari dalam porsi besar, ibu hamil umumnya disarankan makan lebih sering dalam porsi kecil. Selain itu, perhatikan juga jenis makanan yang dikonsumsi, pastikan gizinya mencukupi.

Dokter mungkin menyarankan agar bunda meningkatkan asupan garam ketika sedang darah rendah. Meski begitu jangan berlebihan karena terlalu banyak garam juga tidak baik.(MLS)


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here