Penyebab Demam Chikungunya Pada Remaja

id.wikihow.com

SehatFresh.com – Musim hujan, dan kondisi kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu meningkatkan kerentanan tubuh terkena berbagai jenis penyakit, apalagi bila daya tahan tubuh juga sedang dalam kondisi tidak baik. Selain demam berdarah, penyakit yang rentan menyerang di musim hujan adalah demam chikungunya. Demam chikungunya adalah penyakit akibat virus yang menyerang manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Keduanya merupakan jenis nyamuk yang sama yang menjadi vektor pembawa virus demam berdarah.

Meski dibawa oleh jenis nyamuk yang sama, demam berdarah dan demam chikungunya merupakan dua kondisi yang berbeda karena virus penyebabnya tidak sama. Akan tetapi, tampaknya agak sulit untuk membedakan dua kondisi tersebut karena gejala awalnya sama-sama ditandai dengan demam tinggi mendadak hingga 40 C. Namun, gejala khas dari demam chikungunya adalah nyeri persendian yang intens. Penderita demam berdarah juga mungkin mengalami nyeri persendian, tapi umumnya tidak separah demam chikungunya. Meski tidak sampai menyebabkan kematian, penderita demam chikungunya bisa mengalami kelumpuhan sementara akibat terpengaruhnya otot-otot persendian. Rasa sakit yang intens di beberapa titik seperti siku, pergelangan tangan, jari-jari kaki dapat menyebabkan penderita demam chikungunya tidak bisa menggerakkan beberapa bagian tubuhnya.

Penyakit chikungunya bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak kecil hingga orang lanjut usia. Hingga saat ini, belum ada obat khusus atau vaksin untuk demam chikungunya. Sebagai penyakit tropis, demam chikungunya termasuk ke dalam jajaran penyakit yang sifatnya endemis. Kondisi lingkungan sangat menentukan kerentanan wabah chikungunya. Selain di luar ruangan, nyamuk Aedes sebagai vektor pembawa virus, bisa bersarang di berbagai sudut rumah Anda. Umumnya, nyamuk tersebut menyerang di siang hari dan menjelang petang.

Bila ingin terhindar dari gigitan nyamuk pembawa virus chikungunya ini, maka pastikan bahwa lingkungan (baik itu di dalam maupun di luar rumah) terhindar dari sarang nyamuk tersebut. Berikut ini adalah tempat-tempat yang ideal untuk perkembangbiakan nyamuk yang menjadi penyebab penyakit chikungunya, yaitu:

  • Tempat dengan genangan air. Nyamuk Aedes sangat menyukai tempat atau wadah dengan genangan air seperti bak mandi, gelas, kaleng, ember atau botol yang terisi air.
  • Tempat menggantung baju. Menggantung banyak baju di balik pintu atau tembok meningkatkan risiko terkena demam berdarah atau demam chikungunya. Pasalnya, baju yang bergantungan menyediakan tempat yang ideal untuk sarang nyamuk karena nyamuk-nyamuk tersebut tidak akan mudah terusik.
  • Tempat gelap. Nyamuk pembawa virus chikungunya juga sangat suka berada di tempat yang gelap. Bila rumah Anda memiliki ruangan gelap atau lemari yang jarang di buka, maka tempat itu akan menjadi tempat ideal untuk nyamuk berkembang biak.
  • Tempat dengan sirkulasi udara yang kurang. Nyamuk penyebar virus demam chikungunya juga sangat suka berada di tempat-tempat dengan sirkulasi udara kurang. Tempat yang kekurangan aliran udara memudahkan nyamuk untuk tumbuh lebih besar. Gudang atau kamar yang kecil tanpa jendela apalagi banyak pula pakaian yang bergantungan di pintu semakin membuat nyamuk betah bersarang.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY