Penyebab Kram Menstruasi Selain Karena PMS

SehatFresh.com – Kram menstruasi merujuk pada nyeri berselang di perut bagian bawah atau panggul. Kram ini terjadi selama periode menstruasi bulanan wanita dan bisa disertai dengan nyeri punggung bawah, sakit kepala, mual dan muntah. Kram menstruasi ini identik dengan premenstrual syndrome (PMS). Menurut Sandy Jocoy, seorang perawat terdaftar dari University of California di San Diego, kondisi ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon tubuh sepanjang siklus menstruasi.

Seiring dengan jerawat, kembung, mengidam makanan, kekurangan energi, sakit kepala dan nyeri pinggang, kram menstruasi adalah salah satu tanda fisik dari premenstrual syndrome. Kram yang disebabkan oleh PMS bisa dikurangi dengan olahraga, terapi panas atau obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Namun, kram parah perlu dievaluasi oleh dokter, karena ada indikasi kondisi medis yang mendasari atau karena ada faktor lainnya yang memengaruhinya, seperti :

  • Endometriosis

Mayo Clinic mendefinisikan endometriosis sebagai gangguan di mana lapisan rahim tumbuh di tempat lain di tubuh. Jaringan endometrium dapat tumbuh di ovarium, saluran telur, perut dan lokasi lainnya. Darah menjadi terjebak dan mulai mengiritasi jaringan sekitarnya, yang pada gilirannya dapat menyebabkan jaringan parut dan kista. Salah satu gejala dari endometriosis adalah menstruasi menyakitkan dengan nyeri punggung bawah dan nyeri perut.

  • Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul adalah infeksi serius dari saluran tuba, uterus, dan organ reproduksi lainnya. Centers for Disease Control, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa ini dapat menjadi komplikasi dari klamidia, gonore dan penyakit menular seksual lainnya. Beberapa tanda penyakit radang panggul adalah nyeri haid dengan kram parah dan pendarahan yang tidak teratur.

  • Peningkatan prostaglandin

Prostaglandin merupakan senyawa yang melapisi rahim dan menyebabkan rahim berkontraksi selama periode menstruasi. Sejumlah ahli menduga ada hubungan antara tingkat prostaglandin tinggi dan kram menstruasi yang parah. Laporan ini menunjukkan bahwa pengobatan alami dapat diambil untuk mengurangi tingkat prostaglandin dan mengurangi rasa sakit. Obat pereda nyeri NSAID seperti ibuprofen juga dapat menjadi solusinya.

  • Dampak kontrasepsi

Wanita yang menggunakan pil KB hormon mungkin mengalami menstruasi singkat tanpa kram perut atau gejala lainnya. Menurut para profesional dari Case Western Reserve University, penghentian pil KB hormon dapat menyebabkan kembalinya gejala menstruasi yang cenderung semakin parah. Wanita yang tidak mengalami kram menstruasi saat mengambil pil KB mungkin mengalami kram setelah berhenti minum pil KB.

Sumber gambar : komunitas54.rssing.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY