Perubahan pada Puting Payudara yang Harus Diketahui Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Payudara merupakan organ tubuh bagian atas dada dari spesies mamalia termasuk manusia. Payudara dalam bahasa latin disebut dengan mamma. Pada wanita payudara memiliki kelenjar susu yang berfungsi sebagai ASI untuk menyusui bayinya. Payudara merupakan organ yang menjadi mahkota penting yang harus dijaga. Selain fungsinya sebagai penghasil ASI untuk memberikan awal kehidupan bagi seorang bayi, organ payudara juga bisa terjangkit suatu penyakit yang berbahaya.

Bertambahnya usia yang terus bertambah banyak wanita yang tidak menyadari adanya perubahan payudara yang terjadi padanya. Kadang-kadang perubahan tersebut di anggap bagi sebagian wanita suatu hal yang tidak perlu dikhawatirkan, tetapi dalam beberapa kasus mungkin patut di waspadai karena bisa menjadi suatu tanda yang berbahaya bagi kesehatan payudara anda dan kesehatan tubuh anda.

Para pakar kesehatan menjelaskan jika sebenarnya memang ada beberapa perubahan yang terjadi pada payudara wanita yang tidak perlu dikhawatirkan karena memang menjadi suatu bagian dari perubahan yang disebabkan oleh faktor usia. Tetapi perubahan tersebut tidak semuanya harus diabaikan karena bisa jadi perubahan yang anda alami ada kaitannya dengan faktor kesehatan anda salah satunya perubahan yang memicu terjadinya kanker.

Perubahan-Perubahan Pada Putting Payudara Seperti Apa Saja Yang Harus Anda Ketahui Dan Anda Waspadai?

  1. Cairan aneh di putting. Apabila anda mengalami perubahan cairan yang keluar dari putting susu selain ASI, cairan tersebut perlu anda waspadai terutama apabila cairan tersebut berwarna coklat atau merah. Jika hal tersebut terjadi biasanya dokter akan melakukan ductogram yaitu pemeriksaan sejenis mammograph untuk memeriksa kelainan kelenjar susu dan mengamati cairan yang keluar tersebut dengan mikroskop.
  1. Putting berubah warna dan lebih sensitiv. Putting yang mengalami perubahan warna merupakan salah satu resiko terjadinya kanker payudara. Selain itu putting juga bisa menjadi tidak lagi sensitif terhadap sentuhan.
  1. Putting tenggelam. Pertumbuhan sel kanker payudara disekitar areola bisa menyebabkan puting tenggelam. Apabila hal ini terjadi secara tiba-tiba dan bertahan lama bisa beresiko terjadinya traksi kelenjar susu yang terdesak oleh sel tumor.
  1. Nyeri bagian putting. Apabila anda mengalami nyeri di bagian putting payudara hal ini bisa disebabkan oleh penyakit kista.
  1. Benjolan. Benjolan yang kerad dengan bentuk yang tidak teratur lebih diwaspadai dibandingkan dengan benjolan bulat dan lunak. Benjolan lunak biasanya dipicu oleh kista meskipun hal ini bisa menjadi keras akibat tejadinya pengapuran. Benjolan merupakan suatu hal yang harus diwaspadai karena bisa memicu terjadinya kanker payudara.
  1. Iritasi kulit. Apabila puting berubah warna menjadi merah, tebal dan bersisik suatu tanda terjadinya kanker payudara
  1. Terbentuknya dimple yaitu suatu kerutan yang terjadi pada kulit disekitar payudara. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here