Seks Menggunakan Pakaian Lengkap Sering Disebut Dry Sex

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hubungan seksual dengan masih memakai beberapa potong pakaian atau bahkan pakaian lengkap bisa membuat seks terasa seru, nakal dan spontan. Terkadang, aktivitas seksual ini terjadi memang terjadi tanpa direncanakan dan menciptakan kenikmatan tersendiri. Akan tetapi, apabila pria ejakulasi, apakah tetap bisa hamil? Atau apakah terkena sperma yang menempel pada celana pria bisa menyebabkan seorang wanita menjadi hamil?

Seks dengan pakaian lengkap seringkali disebut dry sex. Pasangan biasanya tidak melakukan penetrasi, tapi dengan menggesekan badan terutama area pinggul. Untuk pasangan yang tidak menginginkan kehamilan, sebetulnya tidak perlu panik dan khawatir jika seks dengan pakaian lengkap dapat menyebabkan kehamilan.

Untuk memungkinkan terjadinya kehamilan, area genital wanita perlu bersentuhan dengan sperma. Pada prinsipnya, seks dapat menyebabkan kehamilan jika Anda dan pasangan melakukan intercourse atau pria berejakulasi dekat vagina. Kehamilan terjadi ketika sperma pria masuk ke dalam saluran vagina, masuk ke serviks dan menempel pada telur wanita untuk membuahinya.

Dengan demikian, peluang kehamilan sangatlah kecil jika sperma dikeluarkan seluruhnya di luar vagina karena sperma tidak akan dapat mencapai ovarium wanita. Begitu pula ketika Anda dan pasangan melakukan hubungan seks dengan pakaian lengkap, kemungkinan sperma masuk melalui pakaian, vagina, serviks, rahim, tuba falopi dan sel telur untuk terjadinya pembuahan sangatlah kecil.

Selain itu, pembuahan sel telur wanita juga melalui proses kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor. Sperma hanya dapat bertahan lima hari di dalam tubuh wanita. Akan tetapi, sperma bisa saja mati pada hari-hari pertama setelah masuk ke dalam vagina sebelum mencapai sel telur. Hal ini tergantung lingkungan dan kualitas sperma itu sendiri.

Di luar tubuh, ketahanan sperma menjadi lebih singkat, yakni sekitar 20-60 menit. Sperma dikelilingi cairan mani yang bekerja sebagai pelumas dan pelindung yang memungkinkan sperma mencapai vagina dan leher rahim. Akan tetapi, kemungkinan sperma terpengaruh terhadap lingkungan sekitar sangat besar ketika berada di luar tubuh. Hal ini dapat membuat sperma menjadi rusak atau bahkan mati ketika cairan mani sudah kering setelah ejakulasi.

Jadi, jika celana pria menjadi basah setelah ejakulasi dan berdekatan dengan vagina, kecil kemungkinan sperma akan masuk vagina. Apalagi jika Anda dan pasangan masih memakai pakaian lengkap. Hal ini karena pakaian membuat sperma tidak bisa bergerak bebas dan cairan mani yang melindungi sperma juga sangat rentan terkontaminasi udara. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here