Seks Sehat Selama Masa Kehamilan

0
9
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keinginan biologis atau gairah seks ini memang tidak semua orang bisa menahannya. Gairah tersebut bisa datang atau muncul pada siapa saja dan kapan saja. Hal tersebut juga bersifat normal atau wajar karena semua orang juga seperti itu. Tak terkecuali pada ibu hamil, saat hamil beberapa wanita sering mengalami gairah ingin berhubungan seks dengan pasangannya. Walaupun juga ada beberapa yang tidak merasakan gairah tersebut atau justru menghindari berhubungan seks dengan pasangan saat hamil.

Alasan dari ibu hamil yang memutuskan menghindari berhubungan seks banyak sekali. Salah satu contohnya yaitu takut akan terjadi keguguran pada janinnya. Sebenarnya bayi atau janin dalam kandungan anda sudah dilindungi oleh sebuah lapisan dimana jika anda dan pasangan tetap berhubungan seks saat perut terisi si kecil akan tetap aman saja.

Aman atau tidak aman, serta sehat atau tidak sehatnya berhubungan seks saat hamil baik pada janin atau ibunya sebenarnya tergantung dari hubungan seks yang dilakukan anda dengan pasangan. Selama seks masih bisa di anggap biasa atau tidak berlebihan mengingat ada janin di perut maka seks tersebut tidak berbahaya.

Ada tujuh syarat utama yang harus anda penuhi ketika ingin melakukan hubungan seksual dan aman bagi anda serta bayi yaitu anda tidak memiliki riwayat perdarahan sepanjang kehamilan, ari-ari tidak menutup jalan lahir atau tidak mengalami plasenta previa, ketuban tidak pecah dini, tidak memiliki risiko melahirkan prematur, melakukan seks dengan posisi yang aman atau tidak menekan kandungan, tidak pernah memiliki pengalaman keguguran serta tidak ada riwayat penyakit menular seksual.

Selain tujuh syarat di atas, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar seks selama kehamilan tersebut masih dapat dikategorikan seks sehat. Meliputi:

  • Beberapa ibu hamil dengan usia kehamilan muda sering mengalami keluhan setelah melakukan hubungan seksual seperti merasa tidak nyaman, kram di perut, payudara menjadi lebih sensitif. Hal itu terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh jadi anda harus merasa peka terhadap hal-hel tersebut.
  • Hati-hati saat berhubungan seks jangan sampai memicu terjadinya kontraksi rahim. Karena berhubungan seks saat hamil, orgasme yang terjadi dapat memicu keluarnya prostagladin yang kemudian memicu kontraksi pada rahim.

Jika anda ingin seks tetap aman, sebaiknya pasangan anda jangan terlalu kuat ketika memberikan penetrasi. Lakukan dengan perlahan dan lembut sehingga janin pun aman. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY