Sembilan Kelainan Perilaku Seksual

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kelainan perilaku seksual mungkin terdengar sangat meresahkan bukan? Namun, keadaan ini memang benar terjadi oleh sebagian orang diantara kita. Kelainan seksual sendiri merupakan sebuah keadaan dimana pengidapnya memilih untuk menyalurkan hasrat seksualnya kepada objek yang tidak seharusnya, atau bisa dibilang tidak normal. Sebut saja seperti anak-anak, benda mati, hewan, atau bahkan mayat.

Kelainan perilaku seksual ini juga dsebut dengan Paraphilia, istilah ini pertama kali digunakan oleh seorang psikoterapis pria bernama Wilhelm Stekel. Ia menuliskan dalam bukunya yang berjudul Sexual Aberrations pada tahun 1925, bahwa Paraphilia berasal dri bahasa Yunani. Para memiliki arti “disamping” sedangkan Philia memiliki arti cinta. Paraphilia bisa diartikan sebagai “Seks Menyimpang” atau kelainan seks.

Paraphilia adalah keadaan yang ditandai dorongan, fantasi, atau perilaku seksual yang berulang dan intensif, yang melibatkan objek, aktivitas atau situasi yang tidak biasa dan menimbulkan keadaan distress (stres yang berbahaya) yang meyakinkan secara klinis atau kerusakan dalam masyarakat, pekerjaan atau area fungsi-fungsi lainnya.

Paraphilia harus Anda ketahui, agar dapat menangani dengan benar jika menemui orang dengan kelainan seksual seperti ini. Berikut sembilan Paraphilia yang harus Anda tahu:

  • Pedofilia. Jenis yang satu ini menjadi berita yang menggemparkan beberapa bulan terakhir. Pedofilia merupakan kelainan seksual yang menjadikan anak kecil sebagai objek pemuas nafsu mereka. Anak-anak yang biasa dijadikan korban adalah mereka yang berada di bawah usia 13 tahun.
  • Homoseksual dan Lesbi. Jenis kelainan perilaku seksual yang satu ini juga sempat menjadi perdebatan di Indonesia. Mungkin juga yang paling banyak ditemukan. Homoseksual atau orang yang tertarik melakukan hubungan seksual dengan sesama jenis. Nah, jika ia lelaki ada yang mengalami kelainan sesama jenis disebut homoseksual atau gay, untuk perempuan yang mengalami hal serupa disebut lesbi.
  • Ekshibisionisme. Untuk jenis kelainan perilaku seksual yang satu ini sangat meresahkan. Para pengidapnya akan dengan sengaja memperlihatkan alat vitalnya kepada lawan jenis yang ia temui. Hal ini dilakukan untuk dapat menikmati ekspresi korbannya, guna mendapat kepuasan tersendiri. Selain merasa puas melihat ekspresi korbannya, para pengidap ekshibisionisme juga merasa senang melihat korbannya ketakutan. Pengidap ekshibisionisme lebih banyak di derita oleh laki-laki. Sedangkan bagi wanita yang mengidap kelainan ini mereka menunjukkannya dengan memamerkan tubuhnya dengan cara yang mengganggu. Namun, mereka jarang dikait-kaitkan dengan kelainan psikoseksual.
  • Masokisme. Untuk kelainan perilaku seksual yang satu ini, pelaku akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan setelah menyiksa pasangannya atau bahkan dirinya sendiri. Gangguan masokisme biasanya terjadi sejak anak-anak, dan berlanjut hingga dewasa. Biasanya masa paling parah adalah ketika pegidapnya menginjak usia remaja.
  • Frotteurisme. Frotteurisme adalah gangguan seksual yang dilakukan dengan menggosok-gosokkan alat kelaminnya kepada lawan jenis yang biasanya justru tidak dikenal. Perilaku seksual ini biasa terjadi di keramaian umum seperti dalam bis, kereta atau tempat yang ramai dan penuh sesak lainnya. Selain itu, ada bentuk lain dari Frotteurisme, yakni dengan memegang, meraba atau meremas bagian kelamin atau bagian tubuh wanita tanpa meminta persetujuan terlebih dulu.
  • Veyourisme. Pengidap kelainan perilaku seksual ini biasanya mendapat kepuasan dengan mengintip seseorang yang tengah berhubugan intim, dan mengintip orang yang telanjang. Para pengidap Voyeurisme biasanya laki-laki. Kegiatan memuaskan nafsu seperti ini bisa mereka (pengidap) lakukan selama berjam-jam untuk mengintip para korbannya.
  • Fetisisme. Para pengidap fetisisme akan mendapat kepuasan seksual melalui benda mati, seperti pakaian, sepatu atau benda mati lainnya. Para pengidap kelainan jenis ini biasanya akan menggunakan pakaian orang yang ia sukai, dengan cara mencurinya. Mereka akan merasa puas setelah mengguanakan barang orang yang mereka suka.
  • Bestialitas. Bestialitas atau zoophilia ialah kelainan perilaku seks yang melibatkan hewan. Kepuasan seksual orang dengan bestialitas akan berfokus pada hewan peliharaan seperti anjing, atau hewan ternak seperti domba atau kambing atau bahkan dalam beberapa kasus pada binatang ayam.
  • Necrophilia. Gangguan seksual yang satu ini mungkin terdengar paling mengerikan. Sebab, para pengidap necrophilia hanya akan mendapat kepuasan seksual yang mereka dapat dari orang yang telah menninggal, atau mayat.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY