Stres dan Kulit Pada Wanita

SehatFresh.com – Beragam penyakit mengintai Anda yang sering mengalami stres. Tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan, stres juga memberikan dampak yang buruk bagi kecantikan Anda. Kulit Anda bisa terkena imbas dari stres berkepanjangan. Seperti apa pengaruh buruk stres pada kulit?

  • Mudah Berjerawat

Hormon yang bergejolak karena stres mampu memicu tumbuhnya jerawat. Produksi minyak pada kulit dapat menyumbat pori-pori, sehingga kulit menjadi lebih mudah terserang bakteri.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu :

Rawat dengan produk yang mengandung asam salisilat untuk membantu pengelupasan dan benzoil peroksida untuk membunuh bakteri. Gunakan pelembap non comedogenic dan yang perlu Anda ingat, jangan memencet jerawat! Bubuhkan obat jerawat hanya pada bagian yang bermasalah. Jangan menggosok wajah dengan scrub. Gunakan pula masker wajah yang mendinginkan kulit.

  • Menjadi Kering

Tekanan pikiran dapat mengakibatkan peredaran darah abnormal. Kadang-kadang mengalir terlalu sedikit atau terlalu banyak, sehingga kulit terlihat kering, pucat, atau  kemerahan. Hormon cortisol juga merusak kemampuan kulit menahan air, sehingga kulit menjadi kering.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu :

Gunakan produk yang hypoalergenic dan memiliki pH rendah.

  • Mendadak Sensitif

Dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh, lapisan kulit epidermis yang mengandung pelembap alami mengalami penghambatan. Hal itu membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap polusi, mudah alergi, dan tidak tahan terhadap bahan kimia tertentu dari produk kosmetika.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu :

Gunakan produk kecantikan khusus untuk kulit sensitif, dengan kandungan aloe vera maupun camomile.

  • Lebih Berminyak Terutama Bagian Wajah

Stres menyebabkan produksi hormon testosteron meningkat yang menghasilkan minyak dalam kulit secara berlebihan.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu :

Gunakan produk kecantikan yang tidak mengandung minyak dan hindari toner yang mengandung alkohol. Rajinlah membersihkan wajah dan selalu sediakan kertas penyerap minyak. Solusi lain agar hormon tersalurkan dan peredaran darah lebih lancari alah dengan mengolah tubuh.

  • Kusam

Regenerasi kulit yang tidak optimal membuat kulit terlihat kusam.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu :

Lakukan perawatan wajah yang lebih mendalam untuk mengangkat sel kulit mati. Gunakan sabun pembersih yang mengandung glicolic. Selalu perhatikan asupan makanan dan minuman, biasakan menggunakan krim malam, dan tambahkan suplemen untuk menutrisi kulit.

  • Timbul Kerutan Halus

Hormon cortisol menghambat kolagen dan mengikat protein yang dibutuhkan kulit, juga meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga merusak kolagen di elastin yang mempercepat timbulnya kerutan halus dipermukaan kulit.

Solusi yang dapat dilakukan yaitu:

Gunakan krim wajah yang mengandung retinol dan antioksidan untuk memicu produksi kolagen. Jika kondisi sudah sangat mengganggu, segera konsultasikan dengan dokter ahli.

Stres juga dapat membuat wanita menjadi semakin malas untuk memperhatikan dan merawat kulitnya. Akibatnya, saat stres kulit menjadi semakin tidak terawat dan keluhan-keluahan pada kulit jadi semakin parah. Keluhan-keluhan pada kulit akibat stres tentu sangat tidak diinginkan oleh kaum wanita. Maka bila tidak ingin kecantikan dan kesehatan kulit Anda terganggu, jauhilah stres.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY