Merangsang Klitoris Pada Wanita

SehatFresh.com – Jika seorang wanita yang aktif secara seksual sering kesulitan mencapai orgasme, kemungkinan besar itu disebabkan oleh cara perangsangan yang tidak tepat. Tubuh wanita penuh dengan titik sensitif yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan gairahnya dengan cepat. Salah satu yang dianggap paling sensitif adalah klitoris. Rangsangan pada klitoris dapat dimanfaatkan agar wanita bisa ikut merasakan kenikmatan orgasme saat bercinta.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine mengungkapkan bahwa stimulasi pada vagina, leher rahim, atau klitoris akan mengaktifkan tiga lokasi terpisah dan berbeda pada korteks sensorik otak. Beberapa ahli seksualitas mengklaim bahwa sumber utama dari sensasi genital berasal dari klitoris. Rangsangan pada vagina atau leher rahim ternyata menghasilkan sensasi yang relatif sedikit.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Anatomy menujukkan bahwa kebanyakan wanita di seluruh dunia tidak mampu mencapai orgasme selama penetrasi seksual. Studi ini memastikan bahwa kunci terjadinya orgasme sebetulnya didominasi oleh rangsangan klitoris yang intens.

Klitoris merupakan organ yang terletak di ujung atas bibir vagina dan sedikit tertutup. Organ sebesar biji kacang hijau ini berisi ribuan ujung saraf yang membuatnya menjadi organ seks wanita yang sangat sensitif. Rangsangan sentuhan pada ujung saraf di klitoris menghasilkan sensasi kenikmatan seksual yang luar biasa bagi kebanyakan wanita. Klitoris secara struktural dan fungsional mirip penis pada pria, hanya saja organ kecil ini tidak memiliki uretra sebagai sarana buang air kecil.

Area klitoris dibedakan menjadi tiga bagian utama, yaitu:

  • Krura

Klitoris memiliki dua kaki yang disebut krura. Krura merupakan pendukung struktur luar klitoris.

  • Body

Body merupakan wilayah silinder utama klitoris, yang berisi dua rongga jaringan ereksi. Darah yang mengisi ruang berongga dari jaringan ereksi memungkinkan klitoris membesar, lebih menonjol dan mengeras selama rangsangan seksual.

  • Glans

Glans ialah yang membentuk ujung runcing klitoris dan berisi jaringan yang amat sensitif karena memiliki banyak ujung saraf.

Ketika seorang wanita menjadi terangsang secara seksual, aliran darah akan memenuhi klitoris sehingga ukurannya membesar. Saat rangsangan terus berlanjut dan orgasme semakin dekat, klitoris menjadi kurang terlihat karena tertutup oleh pembesaran jaringan penutup klitoris. Pembesaran ini dirancang untuk melindungi klitoris dari kontak langsung untuk meminimalisir terjadinya luka atau cedera.

Setelah orgasme, klitoris kembali ke ukuran semula dalam waktu sekitar 10 menit. Jika seorang wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke dalam klitoris mungkin tetap ada, dan mungkin klitosir tetap “besar” selama beberapa jam. Ini seringkali menimbulkan ketidaknyamanan, sama halnya dengan perasaan pria ketika hasrat seksualnya tidak tuntas.

Klitoris seorang wanita dapat dirangsang melalui kontak langsung atau tidak langsung. Selama hubungan seksual, penis tidak menyentuh klitoris secara langsung. Masuknya penis ke dalam vagina akan menggerakkan bibir vagina, dan gerakan bibir vagina yang mengarah ke klitoris biasanya menciptakan orgasme. Kontak langsung dengan klitoris dapat dilakukan dengan sentuhan jari, vibrator, atau lidah.

Stimulasi ujung saraf klitoris bertanggung jawab untuk sebagian besar kenikmatan seksual dan sensasi dalam tubuh wanita ketika melakukan aktivitas seksual. Seringkali, wanita mencapai kenikmatan orgasme melalui stimulasi pada klitoris secara intens saat sedang foreplay. Dengan teknik rangsangan klitoris yang benar, kebanyakan pria bisa membuat wanita mencapai orgasme dan bahkan multi orgasme. Namun, tentunya teknik perangsangan klitoris harus dilakukan dengan lembut serta penuh kesabaran.

Sumber gambar : plus.google.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY