Suhu Ideal untuk Kamar Bayi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Dalam merawat bayi, orangtua tidak boleh sembarangan. Tidak seperti orang dewasa, tubuh bayi belum mampu menyesuaikan dengan perubahan suhu. Keringat bayi pun masih sedikit sehingga kemampuan tubuh untuk menyejukkan diri juga masih belum sempurna. Tidur merupakan salah satu kebutuhan bayi yang sangat penting. Maka dari itu, suhu ruangan untuk bayi saat tidur harus diperhatikan dan dijaga untuk memberi kenyamanan bayi saat tidur dan juga mencegah bayi dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Suhu ruang yang terlalu panas atau terlalu dingin tidak aman untuk bayi. Jika suhu ruangan bayi terlalu panas, hal ini dapat meningkatkan risiko bayi mengalami sindrom kematian mendadak atau sering disebut dengan SIDS (sudden infant death syndrome). Jika Anda ingin mengecek apakah suhu ruangan membuat bayi kepanasan, segeralah cek suhu bayi dengan cara menaruh termometer di daerah lipatan ketiak bayi. Suhu tubuh normal manusia adalah sekitar 36,5-37,5 derajat celcius. Jika Anda melihat ternyata suhu bayi meningkat atau bayi mulai menunjukkan gerak-gerik kepanasan, lepaskanlah satu lapisan baju bayi dan periksa kembali suhu badannya.

Pakar kesehatan spesialis anak mengatakan bahwa penggunaan AC masih dianggap aman bagi kamar bayi, dengan syarat kita menempatkan suhu yang pas dan membuat bayi nyaman. Suhu 27 atau 28 derajat celcius adalah suhu yang cukup ideal dan aman untuk bayi yang baru lahir. Namun perlu diingat, orangtua juga harus memperhatikan gerak-gerik bayi agar ketika terlihat kedinginan, bisa segera menambahkan lagi suhunya. Suhu ruang yang terbaik untuk bayi adalah yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Jika kamar bayi menggunakan kipas angin, Anda tetap harus menjaga suhu ruangan bayi terlebih jika cuaca di luar sedang panas. Namun sebagai catatan untuk orangtua agar memastikan jarak kipas dengan bayi. Pastikan jarak kipas dengan bayi tetap jauh, sehingga kipas berguna untuk mendinginkan ruangan bukan mendinginkan bayi Anda. Suhu yang sejuk dapat membantu mencegah bayi dari kondisi medis terkait suhu panas yang rentan terjadi pada bayi, seperti dehidrasi, biang keringat pada bayi, heatstroke atau serangan panas dan kelelahan akibat panas.

Selain memastikan bayi berada dalam ruangan yang bersuhu sejuk, Anda juga harus memastikan bahwa bayi mendapat cukup minum untuk mencegahnya mengalami dehidrasi. Terutama ketika cuaca sedang panas, seringlah tawarkan pada bayi untuk menyusu dari payudara langsung. Jika kamar bayi menggunakan AC, perhatikan selalu kebersihan AC dan pastikan kamar bayi memiliki ventilasi yang baik agar pertukaran udara terjadi dengan baik.

Perlu diperhatikan juga untuk orangtua agar tidak membiarkan bayi berada di dalam kamar ber-AC setiap saat. Berikan juga waktu bayi untuk beraktivitas di luar ruangan dan menghirup udara segar terutama ketika pagi hari. Namun, ketika ingin mengajak bayi keluar ruangan, matikanlah AC terlebih dahulu dan berikan bayi waktu menyesuaikan diri terhadap suhu di luar ruangan untuk menghindari perubahan suhu yang mendadak.

Untuk para orangtua, mulai sekarang selalu perhatikan keadaan suhu ruangan kamar bayi Anda. Terapkan aturan penggunaan AC dan kipas yang aman untuk bayi agar si kecil bisa tidur dengan aman dan nyaman. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here