Syarat Memberikan Makanan Olahan untuk Anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Agar dapat melakukan aktifitas sehari-hari tubuh manusia memerlukan asupan makanan sebagai sumber tenaga atau kalori. Untuk mendapatkan sumber kalori tersebut, diperlukan makanan yang mengandung gizi, mineral, nutrisi yang lengkap dan seimbang serta tidak mengandung bahan atau zat berbahaya bagi tubuh. Makanan seperti itu disebut sebagai makanan sehat yang baik dikonsumsi manusia. Perlu diketahui, makanan sehat tidak tergantung pada rasa atau harga, tapi lebih kepada kandungan gizi serta cara mengolahnya. Di zaman modern ini banyak sekali makanan olahan yang beredar di pasaran, lantas bagaimana cara mengetahui apakah makanan tersebut sehat untuk dikonsumsi, khususnya bagi anak?

Pada umumnya, makanan olahan dikemas dalam bentuk sudah jadi atau setengah jadi. Misalnya pada mie instan yang merupakan makanan olahan setengah jadi, dimana untuk memakannya, Anda harus memasaknya terlebih dahulu baru bisa dimakan. Sedangkan contoh makanan olahan sudah jadi adalah roti, selai, wafer, es krim dan lain-lain.

Dipasaran banyak sekali jenis makanan olahan yang justru mangsa pasarnya adalah anak kecil dimana sistem kekebalan tubuh atau metabolisme mereka belum sempurna. Oleh sebab itu jaminan kesehatan makanan olahan untuk anak perlu diteliti kembali oleh Anda sebagai konsumen sekaligus orang tua.

Nah, untuk mendapatkan makanan olahan yang sehat untuk anak kecil, berikut ini syarat-syaratnya.

Makanan olahan harus mengandung Karbohidrat.

Makanan olahan untuk anak yang baik adalah yang mengandung karbohidrat, karena dalam karbohidrat mengandung sumber tenaga sehingga baik dikonsumsi anak-anak yang aktif. Anda bisa mendapatkan makanan olahan yang banyak mengandung karbohidrat seperti pada roti gandum.

Mengandung Protein

Enzim dibutuhkan pada saat proses reaksi kimia metabolisme dalam tubuh. Terdapat dua jenis protein dalam tubuh, yaitu protein nabati dan hewani yang keduanya dibutuhkan oleh tubuh. Untuk mendapatkan protein dalam makanan olahan yang baik untuk anak-anak, anda bisa bisa memberikan susu kemasan.

Mengandung Vitamin dan Mineral

Semua makanan yang sehat tentu adalah makanan yang mengandung vitamin. Sumber vitamin ini dapat anda temui di berbagai makanan olahan dengan bahan dasar buah, misalnya selai atau jus.

Banyak sekali jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh anak-anak, seperti zat besi, fosfor, kalsium, dan magnesium. Anda dapat menemui sumber mineral ini dari  minuman yogurt atau susu.

Selain mengandung sumber gizi dan nutrisi seperti di atas, syarat makanan olahan yang sehat bagi anak-anak adalah tidak mengandung bahan yang berbahaya, seperti:

Tidak mengandung zat kimia berbahaya.

Dalam makanan olahan mungkin saja zat kimia akan dicampurkan ke dalam makanan dengan tujuan tertentu, seperti membantu membuat bentuk/pencetakan, memberi tekstur kenyal hingga pemakaian pestisida. Penggunaan jumlah bahan kimia harus di bawah batas aman agar tidak memengaruhi kesehatan sang buah hati.

Tidak mengandung pewarna yang dilarang.

Apabila anda membeli makanan olahan untuk anak, sebisa mungkin hindari memberi makanan dengan warna terlalu mencolok.

Tidak mengandung zat pengawet.

Apabila membeli makanan olahan, Anda jangan langsung kagum dengan makanan yang sudah beberapa hari namun masih saja tahan awet, bisa jadi makanan tersebut mengandung zat pengawet yang berbahaya bagi kesehatan anak. Alangkah lebih baik jika Anda membeli jenis makanan yang dapat basi atau membusuk jika tidak dimakan 2 sampai 3 hari.

Demikian beberapa persyaratan makanan olahan yang sehat bagi anak-anak. Perlu diketahui, membelikan makanan olahan yang sehat untuk anak tidak perlu dengan harga mahal atau mengikuti trend orang tua lainnya. Kandungan gizi makanan itulah yang penting untuk diperhatikan dan dijadikan pedoman, apakah makanan itu baik atau kurang baik jika dikonsumsi anak anda. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here