Tips Mencegah Rasa Cemburu Kakak pada Adik Bayinya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Cemburu merupakan emosi dan biasanya merujuk pada pikiran negatif dan perasaan terancam, takut dan khawatir akan kehilangan sesuatu yang dihargai oleh seseorang. Kakak yang cemburu pada adiknya adalah hal yang lazim terjadi. Sebenarnya perasaan cemburu yang dialami si kecil lebih kearah ketakutan untuk tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Berikut tips cara mencegah rasa cemburu kakak pada adik bayinya:

  1. Kenalkan sedini mungkin si kecil dengan sang adik yang masih dalam kandungan dengan mengajak si kakak mengelus perut ibu, ‘bicara’ pada adik dan merasakan gerakan adik. Ceritakan kalau dia akan mempunyai adik kecil yang lucu. Memberikan contoh cara memperlakukan bayi. Misalnya, dengan memberikan si kakak mainan berbentuk boneka dan menggunakannya sebagai alat untuk menirukan cara memperlakukan dan menyayangi adiknya yang masih bayi.
  2. Berikan kesempatan pada si kakak untuk berinteraksi dengan adiknya. Misalnya dilakukan dengan cara melibatkannya dalam membantu mengurus bayi sehari-hari sesuai dengan kemampuannya seperti mengambilkan popok atau bedak si adik, menunggui adiknya, melucu, menyanyikan adik, dan lain-lain. Berikan pujian pada saat kakak bersikap baik terhadap adiknya dan ucapkan terimakasih yang tulus bahwa ia sudah membantu ibu mengurus adik, sehingga timbul perasaan berharga pada diri si kakak dan mendorongnya untuk terus bersikap baik terhadap adiknya.
  3. Berlakukan sistem hadiah. Bila kakak dapat bersikap baik terhadap adik selama sedikitnya 3 hari dalam satu minggu, beri hadiah stiker.
  4. Setelah bayi anda lahir, ingatkan pada kakak bahwa kasih sayang anda padanya masih tetap sama. Biarkan tahu bahwa kakak masih spesial seperti sebelumnya. Jika kakak mulai berulah dengan mengatakan bahwa ia membenci adiknya, atau dengan mencubit adik bayi, pahami bahwa ini artinya kakak membutuhkan waktu lebih banyak dengan anda.
  5. Menjadikan si kakak sebagai “penasihat” Ibu. Misalnya, meminta kakak memilihkan barang-barang bayi untuk adiknya saat Ibu mengajaknya berbelanja perlengkapan bayi. Puji kakak, dan tunjukan rasa bangga sudah menjadi anak besar atau kakak yang baik. Luangkan waktu berdua saja dengan kakak, agar kakak tidak merasa terlalu kehilangan. Anak masih perlu perhatian Ibunya secara utuh tanpa berbagi dengan adik. Hal ini berlaku sama dengan Ayah. Jangan lewatkan untuk meluangkan waktu bermain bersama kakak, saat adik bayi tidur.
  6. Pada saat Ibu terlalu sibuk dengan adik barunya, bekerjasamalah dengan suami untuk menemani dan memberi perhatian kepada kakaknya.
  7. Hindari sebisa mungkin perubahan dalam menjalani rutinitas si buah hati. Jangan terlalu nampak bahwa ayah Ibu terlalu memperhatikan adik bayi dan mengabaikan dirinya. Jika si kecil menjadi agak rewel, turuti sebisa mungkin apa permintaannya. Di saat adik bayi tertidur, manfaatkan untuk memberikan perhatian lebih bagi si kakak.
  8. Bicarakan dengan keluarga besar seperti kakek, nenek, paman atau bibi agar mereka menyadari untuk tetap berbagi perhatian dengan sang kakak. Seringkali kehadiran anak baru mengambil perhatian keluarga besar sehingga seolah melupakan sang kakak yang sebelumnya mungkin menjadi satu-satunya pusat perhatian. Usahakan peralihan ini sehalus mungkin. (KKM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here