Tips Puting Bebas Lecet saat Menyusui

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Selain ASI yang susah keluar, masalah lain yang sering dialami oleh ibu menyusui adalah puting yang lecet karena menyusui. Lecetnya puting bisa jadi karena digigit oleh anaknya atau lain sebagainya.

Pada dasarnya, lecetnya puting saat menyusui ada berbagai penyebabnya. Penyebab puting lecet yaitu cara menyusui yang tidak tepat sehingga membuat anak anda mengigit puting anda, penggunaan pompa payudara yang tidak benar atau bisa jadi karena anak anda menderita sariawan maka jamur di mulutnnya akan menular pada anda sehingga puting erasa gatal sampai lecet, kulit payudara yang kering dan bisa juga disebabkan karena adanya kelainan bawaan pada bayi seperti lidah dasi (tounge-tie).

Puting yang lecet memang sungguh tidak nyaman karena anda harus tetap menyusui anak anda dengan menahan rasa perih pada puting. Untuk mencegah agar puting bebas dari lecet hanya ada satu caranya. Cara tersebut yaitu dengan merubah posisi menyusui anda kepada anak.

Merubah posisi saat menyusui akan menghindarkan anda dari puting yang lecet. Jadi perbaiki posisi menyusui bayi dengan baik dan benar sehingga bayi akan lebih mudah meminum ASI dari puting secara langsung dan anda tidak akan mengalami masalah selama menyusui. Untuk posisi bayi yang benar saat menyusui yaitu sebagai berikut ini:

  1. Pastikan ibu dan bayi berada dalam kondisi rileks dan nyaman. Posisikan kepala bayi atau anak anda lebih tinggi dibandingkan tubuhnya sehingga ia akan lebih mudah menelan. Jika sulit memposisikan kepala bayi lebih tinggi dari badannya maka bisa dibantu dengan menyangga langsung menggunakan tangan atau dibantu dengan bantal. Setelah itu, posisikan hidung bayi sejajar dengan puting. Dengan posisi tersebut akan membantu membuka mulut bayi atau anak anda.
  2. Ketika bayi mulai membuka mulutnya dan ingin menyusu, maka dekatkan bayi ke payudara ibu. Tunggu hingga mulutnya terbuka dengan lebar dengan posisi lidah ke arah bawah. Jika bayi belum melakukannya, ibu dapat membantu bayi dengan dengan menyentuh lembut bagian atas bibir bayi.
  3. Posisi perlekatan terbaik bayi menyusui yaitu perlekatan asimetris. Pada perlekatan ini, mulut bayi tidak hanya menempel pada puting payudara, namun pada area bawah puting payudara dan selebar mungkin. Jika mulut bayi sudah melekat dengan baik maka ini pertanda cara menyusui sudah benar.
  4. Selanjutnya, jika ibu sudah tidak merasakan nyeri saat proses menyusui maka tandanya mulut bayi sudah melekat dengan baik.
  5. Jika ibu merasa nyeri, lepas perlekatan dengan memasukan jari kelingking ke arah gusi dan puting. Kemudian, coba lagi untuk perlekatan yang lebih baik. Setelah perlekatan sudah benar, umumnya bayi akan dapat menyusu dengan baik. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here