Waspadai Dampak Negatif pada Anak yang Tidak Khitan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, tahu kah Anda bahwa khitan bukan hanya aturan pada agama tertentu melainkan ada syarat medis di dalamnya? Apakah Anda memiliki anak laki-laki dan tidak di khitan? Lalu bagaimana dampak pada anak yang tidak khitan?

Mengapa Harus Khitan?

Khitan merupakan kegiatan membuang sebagian kulit dari penis laki-laki. Khitan biasanya dilakukan pada anak dengan usia remaja. Padahal anjuran dokter sebenarnya anak dikhitan pada usia 1 tahun. Melakukan khitan pada usia kurang 1 tahun atau lebih dari 1 tahun-10 tahun mengalami banyak resiko. Resiko tersebut diantara lain rasa sakit yang berlebihan, pendarahan yang berlebihan, sulit pipis, pemotongan kulit yang berlebihan, infeksi, jaringan parut atau cacat, dan pembengkakan yang berlebihan.

Dalam ajaran agama, khususnya Islam khitan merupakan tindakan wajib bagi anak laki-laki yang sudah mulai memasuki usia baligh. Sebaiknya anak laki-laki yang sudah mulai remaja segera di khitan, karena jika sudah dewasa, tentu rasa sakitnya lebih parah.

Dampak Apabila Anak Tidak Khitan Ketika Beranjak Dewasa

  1. Kurangnya sensitivitas karena dibalik kulit khitan tersimpan berbagai macam syaraf seksualitas.
  2. Kotoran pada kulit kepala penis menumpuk pada kulit khitan dan tidak bisa keluar, bisa menimbulkan penyakit.
  3. Lebih mudah membersihkan penis dari sisa kotoran urine dan air mani.
  4. Kotoran pada penis yang tidak dikhitan ada dampak buruk ketika sudah memiliki istri, karena vagina istri bisa terkena infeksi jika melakukan hubungan seksual dengan laki-laki yang tidak khitan.
  5. Kurangnya mengontrol syahwat.
  6. Resiko mengalami ejakulasi dini ketika sudah dewasa.
  7. Alat kelamin cenderung beresiko mengalami peradangan karena kotoran karena sulit sekali dibersihkan akibat adanya fimosis.
  8. Memiliki kulup yang panjang sehingga menggangu saat berhubungan intim pada istri saat sudah dewasa.
  9. Rentan dengan berbagai jamur yang mengendap pada kulup sehingga menimbulkan berbagai masalah seperti gatal, bengkak, dan infeksi saluran kencing.
  10. Sangat mudah tertular dan menularkan HIV.
  11. Terjadinya fimosis atau penyempitan kulup, sehingga sangat sakit saat melakukan hubungan intim.
  12. Parafiimosis juga bisa terjadi saat penutupan kulup sehingga kulit kulup dapat ditarik ke atas dan menutupi kepala penis.

Khitan bukan hanya saja memberikan dampak kesehatan bagi laki-laki juga memenuhi kewajiban agama seperti Islam, Yahudi, dan Kristen.

Demikian informasi tentang dampak anak yang tidak dikhitan. Ternyata dampak buruknya sangat banyak dan begitu terasa saat anak itu tumbuh semakin dewasa dan harus sudah mulai intens untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan. Semoga informasi tersebut dapat membuka pemikiran orangtua betapa pentingnya fungsi khitan bagi anak laki-laki. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY