Waspadai Penyakit Kista pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit kista atau tumor merupakan momok yang sangat menakutkan bagi semua wanita. Kista dapat menyerang para wanita dewasa atau remaja, menikah atau belum menikah. Kista bisa saja menyerang wanita usia remaja yang telah mengalami akil balik atau pubertas. Pertanyaan yang sering muncul ”mengapa kista dapat terjadi pada wanita yang belum menikah?”. Jawabannya adalah penyebab timbulnya kista belum diketahui secara jelas, akan tetapi beberapa penelitian menghubungkan gangguan pada siklus haid/menstruasi dapat meningkatkan resiko mengalami penyakit kista.

Penyebab lain timbulnya penyakit kista pada remaja wanita yang belum menikah di antaranya kegagalan folikel (kantong telur) berovulasi. Pada siklus reproduksi atau pembuahan wanita, setiap bulannya satu kantong telur indung telur mengalami ovulasi. Kantong telur yang kehilangan sel telur akan mengalami degenerasi dan hilang diserap tubuh. Namun, terkadang folikel (kantong telur) mengalami kegagalan saat mengeluarkan indung telur. Folikel yang gagal berovulasi dapat tumbuh menjadi kista.

Umumnya penyakit kista pada remaja terjadi karena faktor genetik atau keturunan. Apabila nenek atau ibu merupakan pengidap penyakit kista, besar kemungkinan bibit kista juga berkembang pada keturunannya. Selain itu, faktor pola hidup yang tidak sehat dan kurangnya mengkonsumsi makanan berserat serta olahraga dapat memicu penyakit ini. Menstruasi pada wanita usia di bawah 11 tahun juga dapat menyebabkan organ vital wanita rentan dan mudah terserang kista.

Perlu diketahui, kista dengan ukuran kecil atau beberapa milimeter biasanya tidak menunjukkan gejala. Akan tetapi, untuk kasus kista berukuran besar akan menunjukkan tanda dan gejala penyakit kista yang cukup serius.

Penyakit kista yang berisi cairan dapat larut bersamaan dengan siklus menstruasi. Namun, ada juga yang justru makin besar dan akhirnya menjadi kista ganas, jika penyakit ini sudah menunjukkan perubahan bentuk maka bisa berakibat kemandulan bagi seorang wanita.

Hampir 90 persen kasus kista pada wanita merupakan kista fungsional yang tidak menngakibatkan bahaya atau kecemasan serius. Dan penyakit kista ini bisa hilang dalam beberapa minggu atau bulan. Penyakit kista juga bisa mengecil bahkan menghilang setelah melahirkan. Namun akan sangat berbahaya jika terjadi pada wanita berusia di atas 40 tahun atau yang sudah memasuki masa menoupause.

Adapun gejala kista ovarium adalah :

  • Perubahan siklus menstruasi
  • Rasa nyeri di perut
  • Keputihan yang banyak dan berbau amis
  • Sering buang air kecil
  • Mual
  • Gangguan BAB
  • Nyeri pada panggul pada saat berhubungan intim, dll.

Bagi anda yang belum merasakan tanda-tanda atau gejala di atas, juga tetap harus waspada berhati-hati dan berupaya untuk mencegah agar anda tidak di serang Kista. Anda harus menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan area kelamin, perbanyak makan makanan yang sehat, rajin berolahraga. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here