Berlangsung Berapa Lamakah Orgasme pada Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tidak dipungkiri jika wanita cenderung menyukai pria yang bisa memenuhi hasrat seksualnya, walaupun dalam waktu singkat. Alhasil untuk mengetahui apakah wanita telah mencapai kepuasan seksual atau belum, dapat dilihat dari ekspresinya ketika mencapai orgasme saat melakukan hubungan intim.

Apa yang terjadi ketika wanita orgasme?

Seorang wanita apabila telah terangsang, maka aliran darah ke vagina akan mengalami peningkatan. Hal tersebut kemudian mengakibatkan lubrikasi dan pembengkakan pada area labia minora, labia mayora hingga klitoris. Ketika mencapai orgasme kontraksi biasanya akan dirasakan pada bagian vagina, sfingter anal, hingga rahim.

Banyak wanita yang mengatakan ketika pasca orgasmik, kontraksi paling tinggi dirasakan rahim hingga 24 jam setelah melakukan hubungan seks. Setelah itu darah yang tadinya terkumpul pada genital, akhirnya kembali mengalir ke seluruh tubuh.

Wanita bisa mengalami missed orgasm, apa itu?

Dewasa ini tidak sedikit wanita yang mengalami penyakit yang berkaitan dengan orgasme, yakni missed orgasm. Gejalanya wanita mengalami tanda-tanda seperti telah orgasme secara fisik seperti kontraksi, namun anehnya memori di otak tidak merasakan orgasme sepenuhnya. Hal ini bisa saja disebabkan karena penyangkalan perasaan kenikmatan oleh otak, yang dirasakan wanita secara psikologis.

Namun hal baiknya adalah banyak pula wanita berubah lebih mudah orgasme, seiring bertambahnya usia. Perasaan ketidaknyamanan dalam berhubungan seks di usia sekitar 20-an, berangsur-angsur menghilang ketika menginjak usia 30-an.

Pada usia 30-an wanita rupanya mempunyai kepercayaan diri yang lebih tinggi, sehingga mengakibatkan lebih santai dalam menjalani aktivitas seksual. Terlebih pada usia 30-an gairah seksual dan orgasme wanita, secara umum juga mengalami peningkatan.

Lantas berapa lama biasa wanita mengalami orgasme?

Mengenai berapa lama wanita mengalami orgasme, tanggapannya berbeda-beda tergantung pengalaman masing-masing. Ada wanita yang mengalami orgasme dalam beberapa menit, namun ada pula yang hanya beberapa detik.

Orgasme pada wanita memang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Bisa tergantung pada posisi, stimulasi cunnilingus sebelum koitus, stimulasi klitoris, dan ada pula yang justru mendapatkan orgasme lebih tinggi ketika melakukan masturbasi.

Secara teoritis orgasme dapat dicapai karena faktor anatomi dan fisiologi. Di antara wanita mungkin saja ada yang mempunyai klitoris lebih besar dari rata-rata wanita pada umumnya. Dalam kondisi demikian, penis bisa memberikan rangsangan klitoris selama koitus. Wanita yang memiliki klitoris lebih besar bisa dengan mudah mempelajari tubuhnya dan tubuh pasangannya guna meraih stimulasi klitoris.

Lantas bagaimana sikap atau perilaku wanita agar mudah mencapai orgasme ketika berhubungan seksual? Wanita seharusnya tidak malu untuk meminta kepada pasangannya guna melakukan sesuatu agar kepuasan seksual bisa terpenuhi.

Selain itu wanita juga bisa menggerakkan tubuhnya secara benar, selama aktivitas hubungan seks dilakukan. Wanita harus memiliki perasaan bahwa dirinya berhak memperoleh kenikmatan, seperti layaknya pria yang mendapatkan kenikmatan ketika ejakulasi. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here