Contoh dari Kondisi Hiperpigmentasi atau Masalah pada Kulit

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Memiliki kulit yang sehat adalah semua impian wanita. Dengan kulit yang sehat juga dapat menunjang penampilan wanita agar tampak cantik dan lebih pecaya diri. Salah satu ciri kulit sehat yaitu warnanya yang tampak normal.

Namun, tidak selamanya atau tidak setiap orang selalu memiliki kulit yang sehat. Pada beberapa hal karena penyakit atau cedera dapat membuat kulit orang menjadi bermasalah. Salah satu masalahnya yaitu hiperpigmentasi atau kulit menjadi lebih gelap.

Apa itu hiprpigmentasi? Hiperpigmentasi adalah keadaan dimana kulit mengalami kerusakan dengan ditandai munculnya bercak berwarna gelap pada kulit. Bercak gelap pada kulit tersebut disebabkan karena adanya penumpukan zat melanin atau produksi melanin yang berlebihan pada kulit. Selain karena zat melanin, faktor penyebab lain juga berperan sebagai penyebab hiperpigmentasi seperti efek dari konsumsi obat tertentu seperti antibiotik, antiaritmia dan antimalaria.

Baca Juga : Perawatan Alami untuk Atasi Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi memiliki beberapa tipe yang mana memiliki pemicu yang berbeda-beda pada maing-masing tipe. Berikut tipe atau contoh dari kondisi hiperpigmentasi :

  1. Melasma

Melasma merupakan hiperpigmentasi yang dipicu oleh paparan sinar matahari. Hiperpigmentasi tipe melasma in ditandai denga munculnya bercak-bercak hitam pada bagian dagu, dahi, batang hidung, leher, daerah atas bibir, lengan dan pipi. Selain karena paparan sinar matahari, pil KB dan wanita yang sedang hamil juga dapatmemicu munculnya melasma. Namun melasma karena pil KB dan kehamilan lebih mudah hilang, akan hilang setelah proses kehamilan selesai atau berhenti mengonsumsi pil KB. Jika melasma karena sinar matahari maka akan sulit dihilangkan, untuk mencegah melasma menjadi lebih parah, sebaiknya gunakan tabir surnya sehingga mengurangi sinar matahari yang dapat merusa kulit anda. Melasma umumnya menyerang wanita dari kisaran umur 20 sampai 50 tahun.

  1. Lentigo

Jika melasma menyerang orang dengan usia 20 sampai 50 tahun. Berbeda dengan lentigo. Lentigo sering terjadi pada lanjut usia. Lentigo juga memiliki warna yang berbeda dengan melasma. Lentigo memiliki ciri bercak berwarna kecoklatan pada tubuh khususnya pada bagian wajah dan telapak tangan karena sering terpapar sinar matahari. Lentigo memiliki ukuran yang bervariasi antar 0,2 sampai 2 cm. Lentigo muncul karena disebabkan adanya peningkatan jumlah sel-sel pigmen pada lapisan permukaan kulit.

  1. Post inflammtory hyperpigmentation

Post inflammatory hyperpigmentation atau hiperpigmentasi setelah inflamasi merupakan hiperpigmentasi yang disebabkan karena adanya peradangan pada kulit seperti jerawat paling sering, psoriasis eksim dan penyebab lainnya. (DKA)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here