Mengunjungi Dokter Ortopedi saat Mengalami Patah Tulang

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat melakukan aktivitas atau kegiatan terkadang ada sebagian orang yang mengalami kecelakan atau musibah yang mengakibatkan terjadinya kerusakan atau patah tulang. Patah tulang yaitu suatu kondisi yang terjadi karena tulang mendapatkan benturan atau hantaman yang kekuatannya melebihi dari kekuatan tlang tersebut sehingga mengalami cedera atau kerusakan pada tulang.

Pada saat anda mengalami patah tulang biasanya anda akan merasakan nyeri pada tulang dan otot, mengalami pembengkakan dan memar di sekitar lokasi tulang yang patah, terkadang disertai perdarahan dan terdapat bagian tulang yang menonjol pada kulit di sekitar daerah luka dan cedera. Tingkat keparahan atau tidaknya patah tulang ditentukan dari lokasi yang terjadi dan ditentukan seberapa luas kerusakan yang terjadi patah tulang dan jaringan yang ada di sekitarnya.

Bagaimana jika anda mengalami patah tulang? Apa yang harus anda lakukan? Mengunjungi dokter ortopedi atau pergi ke terapis untuk di urut?

Baca Juga : Kenali Tanda dan Gejala Adanya Patah Tulang

Sebagian orang saat mengalami keseleo atau mengalami masalah tulang salah satunya patah tulang lebih tertarik pergi ke dukun dibandingkan pergi memeriksakannya ke dokter ortopedi. Menurut dr Wahyuni Dian Purwati SpEM mengatakan bahwa pasien patah tulang harus mendapatkan penanganan yang tepat yaitu dengan melakukan rontgen dan mengunjungi dokter ortopedi karena 80% korban kecelakan biasanya mengalami gangguan pada kulit, otot, dan tulangnya. Kondisi ini disebut dengan trauma muscoloskeletal. Hal ini harus ditangani secara gawat darurat. Beliau juga menyatakan bahwa kondisi patah tulang apabila dilakukan dengan jalur alternatif seperti pemijatan tidak akan menyembuhkan patah tulang karena hal tersebut hanya pengobatan sementara.

Menurut pendapat dr Andri Lubis Sp.OT seseorang yang ahli atau spesialis ortopedi dan traumalogi dari FKUI/RSCM menyatakan bahwa penyembuhan trauma pada patah tulang di dukun  yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya perubahan bentuk tulang (deformitas) atau penyembuhan yang tidak sempurna pada patah tulang sendi (osteorthritis secondary). Menurutnya patah tulang tersebut bisa sembuh namun setelah sembuh akan menimbulkan mal union atau yang dikenal dengan menyambungnya tulang yang tidak sempurna. Seperti contohnya tulang pendek sebelah. Selain itu juga beliau menjelaskan bahwa pada dasarnya tulang dapat sembuh dan tumbuh sendiri menjadi jaringannya. Kalau hanya retak biasanya mungkin diurut bisa sembuh akan tetapi bila parah perlu penanganan yang lebih lanjut.

Patah tulang jika tidak ditangani dengan benar dan tepat kemungkinan akan mengalami komplikasi yang lebih serius seperti  terjadinya kerusakan pada pembuluh darah dan syaraf, infeksi tulang dan infeksi yang terjadi pada jaringan sekitarnya. Menurut andri apabila terjadi trauma patah tulang didaerah sendi seperti panggul, lutut, maupun da daerah tulang belakang jangan diberikan penanganan dengan cara tradisional yang dilakukan oleh dukun karena pada daerah tersebut terdapat struktur syaraf pusat. Apabila kondisi ini diberikan penangan yang tidak tepat maka akan membahayakan orang tersebut yaitu bisa terjadinya cacar seumur hidup karena daerah tersebut terdapat syaraf motorik yang menyangkut pergerakan tangan dan kaki. Komplikasi yang lebih parah yang dapat terjadi pada kondisi tersebut yaitu alat vital seperti untuk BAK dan BAB menjadi tidak berfungsi.

Setelah mengetahui penjelasan diatas sebaiknya saat ada yang mengalami patah tulang segera bawa ke dokter ortopedi untuk menghindari terjadinya komplikasi atau keadaan yang lebih parah. Selain itu apabila penangananya sudah salah maka biaya pemulihannya akan lebih besar. (KMY)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here